Sukses

Keperawanan HIlang Karena Kecelakaan

21 Oct 2017, 17:47 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mau bertanya soal keperawanan, dulu saya pernah jatuh dari motor dok, dan tu posisi jatuh saya terduduk, dan setelah saya pulang saya cek kelamin saya berdarah, jdi dok yg saya mau tanyakan, saya takut nnti di bilang tidak perawan oleh calon suami saya krna kata temen saya kalau udah jatuh seperti itu keperwanan saya terkoyak, tu benar gak dok? Terus apa harus setiap keperawanan tu tergantung berdarah atau tidaknya? mohon infonya dok

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

alo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Olehkarena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis.

Untuk memastikannya diperlukan pemeriksaan fisik oleh dokter agar dapat diketahui sumber perdarahannya apakah dari robeknya selaput dara atau berasal dari tempat lain.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar keperawanan, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar