Sukses

Penyebab Bentol Berair

16 Oct 2017, 19:31 WIB
Pria, 15 tahun.

Sudah 2 hari timbul satu persatu benjolan berair di seluruh tubuh saya,dok.sebelum muncul benjolan ini saya mengalami sakit panas dan batuk pilek.saya tanya ke teman mereka bilang saya terkena penyakit herpes.apa benar saya mengidap herpes dok?

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab bentol berair menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan bentol yang Anda rasakan dapat terjadi karena beberapa hal, dan perlu diperiksa secara langsung untuk mengetahui penyebab dari kondisi yang ada. Banyak sekali penyebab bentol-bentol berair, mulai dari iritasi kulit biasa sampai infeksi kulit yang perlu diobati seperti infeksi cacar air maupun infeksi lainnya. Jika tidak ada riwayat hubungan seksual sebelumnya, ada kemungkinan bentol yang Anda sebutkan tersebut bukan merupakan bagian dari gejala infeksi menular seksual (IMS), namun jika ada kemungkinan berkaitan dengan infeksi menular seksual. Apakah gatal yang dirasakan di badan setiap saat atau paling dirasakan saat malam hari? apakah Anda tinggal didalam asrama? jika iya penyebab lain bisa saja Anda mengalami skabies.

Skabies, penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu / tungau / mite (Sarcoptes scabei). Kutu ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Penyakit Skabies ini juga mudah menular dari manusia ke manusia, dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Skabies mudah menyebar baik secara langsung melalui sentuhan langsung dengan penderita maupun secara tak langsung melalui baju, sprei, handuk, bantal, air yang masih terdapat kutu Sarcoptesnya.

Gejala penyakit ini ditandai dengan rasa gatal yang sangat pada bagian kulit seperti sela-sela jari, siku, selangkangan. Rasa gatal ini menyebabkan penderita skabies menggaruk kulit bahkan bisa menimbulkan luka dan infeksi yang berbau anyir. Rasa gatal tersebut akibat kaki sarcoptes dibawah kulit yang bergerak membuat lubang dibawah permukaan kulit.

Penyebab penyakit skabies adalah kondisi kebersihan yang kurang terjaga, sanitasi yang buruk, kurang gizi, dan kondisi ruangan terlalu lembab dan kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Penyakit kulit ini menular dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama sehingga dalam pengobatannya harus dilakukan secara serentak dan menyeluruh pada semua orang dan lingkungan pada komunitas yang terserang skabies, karena apabila dilakukan pengobatan secara individual maka akan mudah tertular kembali penyakit skabies.

Yang paling penting dilakukan untuk mencegah penyebaran adalah merendam pakaian, sprei dan selimut yang dipakai ke dalam air panas untuk membunuh tungau yang ada dan mencegah infeksi berulang.

Namun untuk memastikan diagnosis keluhan Anda, kami sarankan Anda untuk segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mendapatkan kepastian diagnosa dan tata laksana optimal terhadap kondisi yang ada.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar