Sukses

Gejala Infeksi Saluran Kemih

27 Sep 2017, 17:53 WIB
Pria, 255 tahun.

Dockter, saya sering nyeri bagian pinggang kiri dan di ikuti pusing, badan panas semua, sring berkeringat tpi kedingina, bila kencing terasa nyeri dan urin terilat kuning kecoklatan bisa dibilang keruh. dan juga sering lemas ingin tidur terus tpi bila malam nyeri itu selalu datang dan tdk tahan. terus kiranya penyakit apa dan apa solusinya dok.

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  • ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  • ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut.

Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan dosis yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar