Sukses

Penanganan Rhinitis

11 Sep 2017, 13:04 WIB
Wanita, 16 tahun.

Beberapa tahun belakangan ini saya selalu bersin bersin dan merasa flu berat di pagi hari, namun hilang begitu saja sekitar jam 8 pagi. Terkadang juga terjadi saat malam hari (sekitar jam 9 sampai saya tertidur). Saya sudah pernah berkonsultasi dengan dokter umum sebelumnya dan menurut analisa beliau, saya memiliki alergi rhinitis. Namun akhir akhir ini sepertinya 'alergi' ini memburuk. Saya merasa sangat flu berat, bersin bersin (dengan intensitas yang meningkat), dan tak jarang pula disertai sakit kepala dan meriang, namun semua gejala hilang begitu saja sekitar jam 9 pagi. Hal yang sama juga terjadi saat malam hari. Hal ini membuat saya merasa sangat terusik, mengingat saya yang masih pelajar terkadang harus bangun karena bersin bersin yang sangat buruk. Apakah saya harus menindaklanjuti 'alergi' ini, seperti melakukan beberapa tes alergi? Apa yang harus saya lakukan untuk meringankan gejala saat sedang buruk? Dan jika benar bahwa ini adalah alergi rhinitis, apa bisa disembuhkan? Terima kasih sebelumnya.

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai rhinitis melalui fitur Tanya Dokter. 

Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat alergi), terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa. Rhinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen. Faktor yang menjadi pencetus kelainan ini bermacam-macam antara lain adalah genetik(bawaan), lingkungan(suhu,kelembaban), makanan, obat-obatan, debu, dan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Terapi yang paling ideal adalah dengan menghindari kontak dengan faktor pencetus. Artinya, sebagai langkah pencegahan adalah dengan mengenai alergen (pencetus alergi)anda, kemudian sedapat mungkin menghindarinya. Selain itu, perlu juga melakukan perubahan gaya hidup sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh, dengan istirahat cukup, makan makanan bergizi, dan berolahraga.

Sedangkan untuk Pengobatan, di Indonesia umumnya Penyakit ini di terapi dengan penggunaan obat antihistamin seperti cetirizine, loratadine, dan CTM atau dengan kombinasi dekongestan oral seperti efedrin, pseudoefedrin, dan fenilpropanolamin. Obat Kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung bila tidak berhasil diatasi oleh obat lain.

Apabila tidak menunjukkan perbaikan, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam atau dokter spesialis THT.

Demikian informasi ini kami sampaikan mengenai rhinitis, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar