Sukses

Kecanduan Gadget dan Nyeri Haid

10 Sep 2017, 18:00 WIB
Wanita, 15 tahun.

Dok saya ingin bertanya..bagai mana cra mengatasi bila saya sudah kecanduan menggu nakan gawai....dok knpa saat saya mens saya rasakan sakit yang brlebihan...

Terimakasih anda telah bertanya seputar Kecanduan Gadget dan nyeri haid pada fitur Tanya Dokter

Kecanduan gadget dapat menyebabkan beberapa hal, seperti :

Ponsel yang aktif akan mengeluarkan sinar biru. Pada malam hari, sinar tersebut akan menyebabkan pengeluaran hormon melatonin terganggu.Padahal, tubuh seharusnya mengeluarkan hormon melatonin di malam hari. Hormon tersebut berfungsi menimbulkan rasa kantuk, merelaksasi otot-otot, dan meremajakan sel-sel dalam tubuh.Bila seseorang aktif menggunakan ponsel sampai larut malam, dampak jangka pendek yang ditimbulkannya antara lain insomnia dan tidur menjadi tidak nyenyak. Sedangkan dampak jangka panjangnya, risikonya adalah obesitas, penyakit jantung, dan diabetes

Gangguan tidur yang berkepanjangan akibat penggunaan gadget akan berdampak penyakit lain, seperti obesitas dan diabetes. Penekanan hormon melatonin dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat, kanker kolorectal dan kanker payudara.

World Health Organization (WHO) di tahun 2011 menyatakan bahwa penggunaan gadget, khususnya handphone, kemungkinan dapat berisiko terjadinya penyakit kanker, meskipun hal ini masih belum dapat dipastikan sehingga masih dilakukan penelitian lebih lanjut hingga saat ini.

Gejala kelelahan pada mata dapat timbul akibat terus menerus melihat
gadget seperti HP, tablet, laptop, atau komputer. Mata lelah juga dapat
mengakibatkan sulit fokus/pandangan kabur, pedih, silau dan dapat juga
mengalami pusing atau sakit kepala. Fenomena ini dikenal sebagai
computer vision syndrome. Normalnya setiap orang akan mengedip sekitar
18x setiap menitnya yang berguna untuk membantu menyegarkan mata.
Ternyata ketika kita sedang menatap layar komputer, kemampuan mata untuk
mengedip hanya setengahnya, sehingga mata mudah kering, merah, berair,
lelah, gatal dan pedih. Penglihatan merupakan sistem yang penting dan
harus dijaga kesehatannya. Jika mata terlalu lelah digunakan untuk
membaca dekat maka dapat menurunkan fungsi penglihatan lebih cepat.
Untuk itu gunakan mata untuk melihat gadget secara terbatas.


Tips bekerja di depan komputer atau gadget:
Bila menggunakan kacamata, pastikan kacamata atau lensa kontak Anda
aman untuk melihat monitor komputer. Pastikan ukurannya, masih sesuai
atau tidak.Posisikan monitor komputer Anda selevel dengan mata supaya Anda tidak menunduk.Gunakan anti-glare screen untuk menghindari mata silau.Seringlah berkedip untuk mencegah mata kering.Gunakan mata untuk melihat komputer secara terbatas, hanya 2 jam dan setiap 20 menit, istirahatkan mata Anda dengan melihat sejauh 20 kaki selama 20 detik sehingga mata dan otot-otot mata tidak terlalu lelah dalam bekerja untuk melihat dekat.

 

Nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati
masa haid, merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita.
Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri
ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di
dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang,
punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3
dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita
berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu
aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan
mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea.
Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan
akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya
hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan
kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat
menstruasi akibat dari hormon prostaglandinDismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah
menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai
mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh
beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau
penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar
kandungan,dll.
Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti
yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Apakah keluhan nyeri
haid ini sudah lama terjadi atau baru dirasakan akhir-akhir ini?

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar
    endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis,
    lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim,
    berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang
    berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang
    dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan
    membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  • Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang
    dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  • Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  • Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus


Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat
berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul
keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit
yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri
haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah
ada kelainan pada rahim. Sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter
spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat
mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau natrium
diklofenak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar kecanduan gadget dan nyeri haid , semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar