Sukses

Penyebab Gatal Vagina

10 Sep 2017, 17:27 WIB
Wanita, 34 tahun.

Dear Dokter, Kemarin Saya berobat ke dokter Specialist kulit & kelamin. Setelah di lakukan pemeriksaan dan bbrp pertanyaan,Saya terkena Infeksi Jamur krena keluhan Saya memang gatal di paha bagian dlm sdh 1mgg dan 1 hari sblm Saya ke berobat,gatal itu menjalar ke Bagian Luar Vagina bagian atas saja. Saya di berikan Obat racikan hnya 1 cup (mnurut dr nya itu salep anti jamur dr 2 mcam salep),pemakaian salep pertama & kedua Saya merasakan ada perubahan. Tapi pd pemakaian salep yg ke tiga kalinya Jstru Saya merasakan gatal yg sgt luar biasa di bagian Vagina.Sehingga Saya tdk tahan untuk menggaruk dan akhirnya lecet,Saya bilas dgn air gatal nya tdk mereda.Di permukaan vagina tdk ada yg aneh sperti bintik dll,hnya ruam lecet bekas garukan. Smntara untuk paha bagian dlm nya sndiri gatal sdh mereda dan sdh tdk bersisik. Yg Saya alami ini knp ya Dok ??? Saya smpai tidak bs beraktifitas. Mohon pnjelasan nya terimakasih.

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab gatal vagina menggunakan fitur Tanya Dokter.

Gatal di daerah kewanitaan dapat disebabkan karena vagina yang lembap dan kebersihannya kurang terjaga. Selain itu, pembalut juga dapat menyebabkan gatal karena iritasi atau alergi. Jika keluhan dirasakan sangat menganggu, kami sarankan Anda melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan diketahui penyebabnya.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek rileks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
Hindari pemakaian pakaian atau pakaian dalam yang ketat, karena dapat meningkatkan kelembapan. Terutama jika Anda memiliki aktivitas yang tinggi baik di dalam maupun di luar ruangan.
Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4-6 jam atau setiap Anda merasa bahwa pembalut Anda terasa basah dan lembap.
Hindari pembalut dengan pengharum.
Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
Hindari berbagai produk pembersih, sebab belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.
Pada dasarnya, membersihkan vagina dengan menggunakan air bersih saja sudah cukup, karena vagina memiliki mekanisme sendiri untuk pembersihan. Anda dapat membersihkan bagian luar vulva yang berambut dengan air dan sabun, namun untuk bagian vagina cukup dengan air bersih saja. Hal ini dilakukan juga untuk mencegah iritasi dan alergi oleh karena penggunaan benda asing.

Pemakaian cairan pembersih vagina secara rutin dan dalam jangka waktu lama tidak dianjurkan karena dapat mengganggu lingkungan alami vagina. Cairan pembersih vagina dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme yang ada pada vagina- bakteri 'jahat' vs flora normal/'baik'. Sebenarnya, bakteri 'jahat' terdapat di vagina, namun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan flora normal. Namun bila keseimbangan lingkungan vagina terganggu, maka bakteri 'jahat' tersebut akan meningkat jumlahnya. Keadaan tersebut dapat memudahkan terjadinya infeksi.

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Waspadai Gatal Pada Vagina
9 Tips Menjaga Kesehatan Vagina
5 Cara Menjaga Kebersihan Vagina yang Tepat
4 Tanda Vagina Anda Bermasalah
Kloset Tak Bersih?
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar