Sukses

Anemia Pada Anak Disertai Sulit Makan

09 Sep 2017, 15:32 WIB
Pria, 26 tahun.

Saya Mau tanya anakku usia nya 15 bln Hb nya turun 8,6 n tidak mau makan bagaimana cara meningkatkan kalo anakku GK Mau makan Terimakasih

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Anemia Pada Anak Disertai Sulit Makan melalui fitur Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekahwatiran Anda.

Anemia adalah penyakit akibat kurangnya sel darah merah. Meskipun umumnya tidak bergejala, penyakit ini merupakan suatu kondisi yang serius karena mengganggu tumbuh kembang dan kecerdasan anak.

Jika anak Anda mengalami anemia, pastikan asupan berikut ini:

Zat besi dan vitamin C
Zat besi sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Oleh karena itu, asupan zat besi yang cukup sangat penting untuk mencegah anemia. Sumber makanan yang tinggi zat besi adalah daging sapi, ikan, hati, kuning telur, ASI, kacang-kacangan dan lainnya.

Untuk meningkatkan penyerapan zat besi di usus, pastikan anak mengonsumsi makanan tersebut bersamaan dengan makanan yang kaya vitamin C –seperti jeruk, stroberi, brokoli, kentang, atau taoge. Sebaliknya, makanan yang menghambat penyerapan zat besi, seperti kopi dan teh, sebaiknya dihindari atau dikonsumsi di waktu yang berbeda.

Asam folat
Asam folat, atau sering disebut vitamin B9, penting untuk pembentukan DNA dari sel darah merah. Nah, untuk menghasilkan sel darah merah yang baik, asam folat sangat diperlukan. Sayuran hijau, brokoli, wortel, kembang kol, pepaya, anggur, dan pisang merupakan beberapa makanan yang tinggi asam folat.

Vitamin B12
Bersamaan dengan asam folat, vitamin B12 membantu ‘pematangan’ sel darah merah. Kebanyakan sumber vitamin B12 berasal dari hewan, misalnya hati, daging sapi, ikan salmon, ikan sarden, susu, keju, dan yoghurt. Sumber vitamin B12 yang bersifat nabati adalah tempe.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk memberikan makanan yang mengandung karbohidrat, sayuran, protein hewani, dan protein nabati setiap kali makan. Dengan mempraktikkannya, anemia akibat kekurangan nutrisi dapat dihindari.

Sulit Makan 

Beberapa penyebab yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Contohnya permen, minuman ringan, coklat, chiki, dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.
  • Minum susu terlalu banyak. Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan. Variasikan menu makanan dengan baik.
  • Anak sedang dalam fase 'negativistik'. Bina komunikasi yang baik dengan anak.
  • Bersabarlah menghadapi anak, jangan memaksa anak untuk makan.
  • Anak sedang sakit / sedih. Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan karena anak sedang sakit atau sedang sedih.


Apa kira-kira penyebab sulit makan pada anak Anda?

Sebaiknya Anda memeriksakan anak ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah struktural pada saluran cerna ataupun pada perkembangan. Bila masalah tertuju pada kemungkinan kebiasaan makan maka Anda bisa melatih diri untuk memahami dan mempraktikkan beberapa aturan dasar pola makan anak yaitu:

  • Berikan makan dalam waktu yang teratur, hanya berikan snack yang sudah direncanakan
  • Jangan berikan makanan apapun di luar jam makan selain air
    Ciptakan lingkungan netral: tidak memaksakan makanan, kain dibawah meja untuk mencegah makanan berserakan, tidak makan sambil bermain, bukan pemberikan makanan sebagai hadiah
  • Perhatikan prosedur pemberian makanan: berikan dalam porsi kecil, makanan padat terlebih dahulu, biarkan anak memandu jumlah

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Anemia Pada Anak Disertai Sulit Makan, semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar