Sukses

Gonorrea Dan ISK

06 Sep 2017, 19:12 WIB
Pria, 28 tahun.

dok saya mao tanya saya perna dinyatakan gejala gonore oleh dokter spesial kelamin dan kulit gejala gonore aku,tidak ada keluar nanah sedikit pun dalam bagian kelamin saya.. siap itu dokter kasi aq antibiotik gimocol 500gr uratchin 400gr siap itu q minum siap itu q test urine test urine pertama semua negatif lekosit aku 0-2 (hasil) nilai normal (0-2/lp) epithel 0-2 (hasil) nilai normal (0-2/lp) hasil pertama urine negatif siap itu aku masi ragu sma dokter pertama aku nyari dokter yang lain siap itu dokter itu sarani aku test urine kedua pada saat test urine kedua aku sempatkan untuk test vdrl dan tpha vdrl negatif tpha negatif dalam hasil test urine kedua lekosit hasil 0-2 nilai normal 0-2/lp epithel hasil 0-2 nilai normal 0-2/lp siap itu bakteri nilai positif siap itu nilai normal negatif baru aq nyari spesial kulit dan kelamin yang dokter pertama ,,,bukan dokter kedua aku tanya dia kembali apakah aku masi mengalami gonore kenapa bakteri aaku positif dia bilang tdak dan aku tanya dia keluhkan aku..kenapa aku masi sering kencing tidak tuntas dan kadang anyangan dia sarani aku minum obat uratchin 400gr lag dan sehari minum 2gelas aqua besar dan olah raga apakah akurat dengan perkataan dokter pertama bahwa bakteri aku punya itu tidak masalah jika aku mengalami penyakit menular seksual pasti lekosit aku tinggi dan epithel tinggi tolng kasi saran dok terima kasi

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Gonorrea Dan ISK menggunakan fitur Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekahwatiran Anda.

Pertama ada yang ingin kami tanyakan, apa Anda memiliki keluhan seperti nyeri saat BAK? BAK berdarah ? Nyeri Perut Bagian Bawah ? Demam? Apakah Anda seseorang yang melakukan seks bebas ? Dengan melakukan seks bebas, maka peluang Anda terkena infeksi menular sangat besar. Selain itu gejala anyang-anyangan jug dapat karena infeksi saluran kemih.

Infeksi menular seksual bisa disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit. Tergantung jenis kumannya, obat bisa antibiotik, antivirus atau antiparasit. Di samping konsumsi obat-obatan ini, Anda juga harus berhenti sementara dari aktifitas seksual. Pasangan seksual juga harus diobati agar tidak terjadi fenomena 'ping pong', yaitu infeksi berpindah-pindah kembali.

Gonore

Gonore merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif.

Pemeriksaan gonorea bisa melalui tes urin, namun pemeriksaan utama dalam menentukan diagnosa gonorea adalah mengambil specimen secara langsung di dalam serviks (pada wanita) atau urethra (pada pria) melalui kultur bakteri.

Pada pria, awalnya terdapat rasa gatal dan panas di sekitar uretra, saluran yang menghantarkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Selanjutnya, terdapat rasa nyeri saat buang air kecil dan keluar sekret kental berwarna keruh dari ujung uretra yang kadang-kadang disertai darah. Bila infeksi sudah semakin lanjut, nyeri akan semakin bertambah dan sekret semakin kental dan keruh. Selain itu terdapat nyeri pada waktu ereksi dan terkadang terdapat pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan. 

Antibiotik adalah pengobatan untuk gonore. Pasangan seksual juga harus diperiksa dan diobati sesegera mungkin bila terdiagnosis gonore. Hal ini berlaku untuk pasangan seksual dalam 2 bulan terakhir, atau pasangan seksual terakhir bila selama 2 bulan ini tidak ada aktivitas seksual. Antibiotik yang diberikan dapat berupa suntikan atau obat minum yang diberikan dalam dosis tunggal. Selama pengobatan tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual.

Penyakit ini dapat disembuhkan dan tidak memerlukan rawat inap. Pada Pria, Gonore dapat menyebabkan epididimitis (inflamasi pada saluran pengeluaran sperma) yang dapat menyebabkan infertilitas (kemandulan) jika tidak ditangani dengan baik. Gonore dapat menyebar melalui darah dan sendi. Kondisi ini dapat mengancam jiwa. Sebagai tambahan, penderita Gonore dapat lebih mudah terjangkit HIV.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal.

 

Kami sarankan Anda minum obat secara teratur dan tidak lupa untuk kontrol ke dokter kembali untuk melihat repon terapi.  

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Gonorrea Dan ISK. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar