Sukses

Mencabut Gigi Saat Sakit Dan Goyang

06 Sep 2017, 23:01 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, beberapa hari ini saya mengalami sakit gigi dan saya sudah minum obat, tapi tak kunjung sembuh.. gigi geraham bawah saya ada 2 yang berlubang dok, yang satu lubang nya cukup parah dan yang satu lagi lubang nya tidak begitu parah, dan ini letaknya berdekatan. nah gigi geraham yang tidak begitu parah ini lah dok yang membuat gigi saya sakit karna gigi tersebut sudah goyang.. semalaman saya tidak bisa tidur dok, karna kesakitan.. saya sudah coba goyang2 sendiri tapi sangat sakit dok.. Apakah boleh mencabut gigi tersebut saat sakit dok? Dan apakah boleh mencabut 2 gigi geraham bawah yang berdekatan letaknya sekaligus? Apakah benar bahwa kalau sekali mencabut gigi, hal itu yang membuat gigi lainnya minta cepat dicabut juga? Apakah gigi yang goyang bisa disembuhkan dok? Selain cabut gigi.. mohon jawabannya dok.. terimakasih.. 😊

Terimakasih telah bertanya seputar mencabut gigi saat sakit dan goyang melalui fitur Tanya Dokter.

Pada gigi yang goyang kemungkinan penyebabnya adalah peradangan di ujung akarnya. Bila peradangan sudah disembuhkan dengan minum obat dari dokter, tindakan scaling dan root planning setelah itu biasanya gigi akan kokoh kembali. Namun bila kegoyangan bertambah bisa dilakukan splinting fiber atau splinting wire untuk mempertahankan gigi. Apabila dengan splinting gigi masih goyang kemungkinan telah terjadi kerusakan jaringan penyangga gigi yang lebih berat hingga gigi harus dicabut.

Selama ini pencabutan gigi yang sedang dalam keadaan sakit masih sering menjadi pro dan kontra, namun sebagian besar dokter gigi berpendapat bahwa gigi yang sedang sakit tidak boleh dicabut karena dikhawatirkan akan menjadi sumber penyebaran infeksi. Oleh karena itu pencabutan seringkali ditunda dan pasien diresepkan obat-obatan antibiotik terlebih dulu (disebut premedikasi), setelah rasa sakit mereda baru gigi tersebut dicabut.

Selain itu cabut gigi saat gigi masih sakit tidak dianjurkan karena:

- Anestesi (pembiusan) tidak dapat dicapai maksimal. Saraf gigi tidak kebal, sehingga gigi akan masih terasa sakit bila memaksakan untuk dicabut. Pada kasus infeksi gigi molar (geraham) bawah yang dianestesi dengan teknik mandibular blok, tingkat kegagalan anestesi cukup tinggi karena teknik ini memang termasuk teknik yang sulit. Terkadang kegagalan mandibular blok yang terjadi disebabkan oleh kesalahan operator sendiri namun infeksi gigi yang sedang terjadi sering dijadikan kambing hitam.
- Akses untuk melakukan pembiusan (anestesi) tidak memadai, misalnya pada kasus dimana pasien tidak dapat membuka mulut cukup lebar.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai mencabut gigi saat sakit dan goyang, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar