Sukses

Rubella dalam Kehamilan

06 Sep 2017, 18:20 WIB
Wanita, 35 tahun.

Dok, sy mau tny ttg tindakan apa yg dilakukan ji ibu hamil 8 minggu positif terinfeksi virus rubella? Krn berdasarkan hasil laboratorium virus tsb bs tertular ke janin dan 85% bs menyebabkan janin cacat permanen. Mohon penjelasannya ttg tindakan kuret kl bs di lakukan. Terima kasih

Terima kasih telah bertanya mengenai rubella melalui fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Rubella atau yang lebih dikenal sebagai campak jerman adalah penyakit virus akut yang menyerang baik anak-anak maupun dewasa termasuk ibu hamil. Akan tetapi yang menjadi masalah adalah infeksi pada ibu hamil dapat ditularkan pada janin sehingga dapat menimbulkan kecacatan pada anak.

Apa gejala dari rubella? Bercak merah yang ditimbulkan biasanya mulai dari wajah lalu menyebar ke batang tubuh. Sedangkan kelenjar getah bening yang terlibat dan membesar biasanya kelenjar getah bening yang terletak di belakang telinga (postauricular), tengkuk (suboccipital) serta leher (cervical). Namun umumnya infeksi penyakit ini biasanya tidak menunjukan gejala klinis yang berarti. Gejala yang muncul hanya seperti lemas, tidak nafsu makan, demam sedikit. Virus ini menyebar lewat hubungan yang dekat (close contact) antar individu misalnya dengan orang yang tinggal serumah. Batuk dan bersin juga dapat membantu penyebaran virus ini jika orang tersebut sudah terjangkit.

 

 

Jika paparan virus Rubella terjadi pada 12 minggu pertama masa kehamilan pada ibu yang belum kebal, dapat menyebabkan infeksi pada janin yang dinamakan Congenital Rubella Syndrome (CRS). Tanda klasik yang timbul pada janin yang terinfeksi pada masa awal kehamilan adalah katarak, penyakit jantung, tuli dan gejala lainnya. Ini disebabkan pada awal kehamilan terjadi pembentukan organ-organ penting bayi. Faktor yang paling menentukan tingkat kecacatan pada bayi adalah kapan terjadinya paparan infeksi. Jika terjadi pada 3 bulan pertama, 50% janin kemungkinan ikut terinfeksi, namun jika terjadi pada 3 bulan kedua, hanya satu per tiga bayi yang kemungkinan akan ikut terinfeksi.

Apakah Anda mengalami keguguran ? Kuret dilakukan apabila ibu mengalami keguguran dan masih terdapat sisa jaringan di dalam rahim. Apabila masih hamil pemberian terapi berupa imunoglobulin dan antivirus bisa membantu mengurangi gejala, namun tetap ada risiko kecacatan pada janin. Sebaiknya hasil pemeriksaan Anda jangan diinterpretasikan sendiri. Hasil positif bisa saja berkaitan dengan riwayat rubella di masa lalu. Kami sarankan Anda untuk membawa hasil pemeriksaan pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Anda bisa merencanakan terapi yang paling baik untuk Anda dan janin.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai rubella. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar