Sukses

Nyeri BAK Saat Hamil

06 Sep 2017, 00:18 WIB
Wanita, 31 tahun.

Tanya dok, saya sedang hamil 25 minggu. Nah skrng saya mengalami nyeri buang air kecil, saya udh konsul sm bidan pd minggu 3 sept 2017 lalu. Bidan blg, klo bisa ditahan, tahan sj bu perbanyak minum air putih dan istrht yg cukup. Smp skrng 5 sept 2017 blm ada perubahan. Saya harus bgmn dok, apakah menemui bidan utk minta obat? Atw langsung menemui dokter kandungan? Sm penyebabnya apa dok, supaya bisa trhindar dr sakit spt ini lg. Trmksh dok

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya Nyeri BAK Saat Hamil menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Nyeri saat BAK disertai pengeluaran darah dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, kendati kondisi ini harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan penunjang yang menunjang. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.
Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih diperlukan pemeriksaan urin lengkap dan kultur urin untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab infeksi.

Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat istri Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari
Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK
Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.
Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih.

Tata laksana akan diberikan sesuai dengan dasar penyebab infeksi, apakah memang hanya kurang minum dan sering menahan BAK, ataukah ada penyebab lain seperti batu ginjal. Kami sarankan agar Anda konsultasi ke Dokter karena dibutuhkan pemeriksaan fisik selain pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang. Jika Anda benar terkena infeksi saluran kemih dan perlu mendapat terapi antibiotik, karena sedang hamil, minumlah antibiotik sesuai anjuran dokter yang aman bagi kehamilan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Nyeri BAK Saat Hamil. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar