Sukses

Nyeri Kepala dan Sakit Gigi

05 Sep 2017, 20:45 WIB
Wanita, 25 tahun.

Malam dok.. Saya mau tanya .. Dulu d awal kehamilan ke dua sya. Sya sering sakit kepala luar biasa. Trus sya berobat dan d beri obat asam mefenamat. Tapi ternyata saya alergi obat itu.. Saat kandungan sya masuk 6 bulan. Sakit kepala sya smakin menjadi². Tau nya dari gusi belakang sya yg keropos smpai bolong. Sya tanyakan bidan. Ktany tidak apa². Krna bayi menyerap kalsium dri tubuh si ibu. Trus d sarankan untuk cabut gigi saya stlah lahiran. Stlah sya cabut gigi saya. Kenapa sakit kplany belum hilang jga ya dok.. Tepatnya di kepala sya yg sblah kiri. Itu sakitnya sampai buat mata sya nyaris merem karena saya nahan rasa sakitnya. Trimakasih.. 🙂🙂

Terima kasih sudah bertanya mengenai nyeri kepa yang tidak kunjung hilang melalui fitur Tanya Dokter

Secara umum, penyebab sakit kepala dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  • Primer - tidak disebabkan oleh kondisi apapun, hasil pemeriksaan lab, CT scan normal
  • Sekunder - bila disebabkan masalah tertentu didalam kepala. Misalnya tumor ditandai dengan nyeri kepala setiap hari terutama pagi hari, Stroke ditandai dengan nyeri kepala hebat mendadak disertai kelumpuhan, atau Meningitis ditandai dengan demam dan kaku kuduk.

Nyeri kepala yang sering adalah tipe primer, mencakup

  • Nyeri kepala yang bersifat cluster, ditandai dengan nyeri di belakang bola mata, disertai keluar cairan dari mata dan hidung, mata menjadi merah
  • Migrain , ditandai dengan nyeri kepala berdenyut, biasanya hanya sebelah kepala, sangat nyeri hingga mual dan muntah, semakin berat bila beraktivitas
  • Nyeri kepala tipe tension (seperti ada yang menekan/mengikat kepala, dua belah kepala, tidak begitu nyeri,
    Kelainan nyeri kepala hingga ke leher biasanya melibatkan otot. Kondisi ini merupakan salah satu manifestasi dari nyeri kepala tipe tegang.

Bagaimana nyeri kepala yang Anda rasakan? Apakah setiap hari merasakan nyeri kepala? Apakah Anda mengalami kelemahan tubuh, muntah? Apakah nyeri memberat pada pagi hari? Sebagian besar nyeri kepala merupakan kasus primer. Pada kasus Anda, nyeri kepala tidak kunjung hilang dan ada riwayat sakit gigi yang di bagian atas, bisa saja ada kemungkinan nyeri kepala sekunder. Sebetulnya saat sakit gigi, akan ada pelepasan zat kimiawi di tubuh yang turut merangsang nyeri di kepala. Akan tetapi, infeksi di gigi bisa mengkibatkan penjalran infeksi ke kepala. Oleh karena itu penting sekali deskripsi yang lengkap dari nyeri kepala yang Anda alami, serta pemeriksaan tertentu untuk mengarahkan diagnosis. 

Oleh karena itu kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk evaluasi nyeri kepala Anda.

Demikian informasi dari kami seputar nyeri kepala. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar