Sukses

Anak Tidak Mau Minum Susu, Sulit Makan dan BAB cair

05 Sep 2017, 10:39 WIB
Wanita, 30 tahun.

Hallo dokter selamat siang, Saya ingin tanya dok, anak saya balita laki2, usia 1,3 th, suda 2 minggu ini anak sya BAB dalam sehari 3-4x dok, wrna kadang pekat kadang cerah, sedangkan untuk BABnya cenderung encer, sempat saya bawa ke dokter tp masih belum ada perubahan. Pada minggu pertama nafsu mkannya susah, tapi dlm seminggu ini brayukur nafsu mkannya sudah pulih, untuk BAK juga banyak, anak sya tidak minum asi setelah masuk usia 7 bulan, karena alergi nutrisi dokter menyarankan untuk memberi susu formula soya, apakah ada pengaruh karena susunya atau yang lain dok, mohon sarannya Terima kasih

Terimakasih anda telah bertanya seputar BAB pada Anak, Anak Tidak Mau minum susu pada fitur Tanya Dokter

Definisi diare adalah BAB cair > 3 kali. Melihat dari data yang
Anda berikan, dapat dipikirkan salah satu kemungkinan bahwa ada
intoleransi laktosa dimana laktosa yang banyak terkandung di dalam susu
tidak dapat dicerna sehingga menimbulkan gangguan pencernaan.
 BAB sering juga tergantung dari banyaknya asupan makanan, apabila
lunak (tidak cair) namun masih di bawah 3x/hari maka tidak ada masalah.
Kemudian Anda juga melihat aktivitasnya, apakah bayi Anda masih aktif
atau tidak. Langkah selanjutnya melihat air seninya, apakah bayi Anda
BAK seperti biasa atau berkurang. Yang harus diwaspadai pada anak kecil
apabila terjadi diare adalah dehidrasi atau kekurangan cairan yang
dapat secara objektif dilihat melalui jumlah BAK yang berkurang dalam
sehari. Apabila bayi Anda lemas, aktivitasnya berkurang, dan BAK
sedikit maka Anda perlu waspada.
 

Bagaimana dengan aktivitas anak Anda? Apakah anak Anda tergolong anak yang aktif?
Bagaimana dengan jadwal makannya? Apakah anak Anda sudah makan makanan
utama (nasi, lauk, sayur) dengan jadwal yang teratur, 3x sehari,
disertai camilan di sela-sela jadwal makan utama? Apakah anak Anda mau
makan makanan utama atau hanya makan makanan camilan saja?
Pada dasarnya, anak-anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan asupan
gizi yang seimbang dan kalori yang mencukupi. Kebutuhan akan sayur dan
buah juga penting untuk asupan vitamin dan mineral. Hingga usia 10
tahun, anak-anak membutuhkan 100 kalori setiap kilogram berat badannya.
Bila anak Anda cukup aktif (sering berlari-lari, bermain) maka
membutuhkan tambahan sekitar 400 kalori lagi. Sehingga anak Anda
membutuhkan 1400 kalori setiap harinya. Hal ini dapat dipenuhi dengan
porsi makan 3x sehari dengan takaran 1 piring nasi dengan jumlah nasi
yang cukup besar, jumlah lauk yang cukup besar dan sayur. Di sela-sela
jadwal makan 3x sehari dapat diberikan camilan seperti bubur kacang
hijau, puding buah, kue. Dengan demikian kebutuhan kalorinya dapat
terpenuhi.


Beberapa penyebab yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak
    merasa lapar. Contohnya permen, minuman ringan, coklat, chiki, dll.
    Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.
  • Minum susu terlalu banyak.
  • Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu
    dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk
    memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri
    mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Kurangi susu!
    Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah
    melatih anak dengan berbagai jenis makanan.
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
  • Variasikan menu makanan dengan baik.Anak sedang dalam fase 'negativistik'. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.
  • Anak sedang sakit / sedih. Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan karena anak sedang sakit atau sedang sedih.
  • Apabila anak Anda minum susu, coba Anda berikan dengan jumlah yang lebih kecil namun sering.


Berikut ini kami sertakan tips yang dapat membantu anak untuk menyenangi makanan dan makan dengan lebih mudah:

  • Mengurangi cemilan yang membuat anak kenyang
  • Buat suasana makan yang menyenangkan bagi anak
  • Jangan cepat menyerah jika anak tidak menyukai makanan yang kita tawarkan. Coba ulangi lagi dengan suasana yang berbeda.
  • Sajikan makanan yang cukup bervariasi kepada anak sehingga anak tidak bosan.
  • Tambahkan susu secukupnya. Jangan berikan susu pada anak dalam jumlah
    berlebihan. Jumlah susu yang berlebihan akan menyebabkan anak
    kekenyangan sehingga anak tidak mau makan lagi. Cukup 2-3 gelas susu
    sehari.
  • Berikan jadwal makan teratur dalam jumlah yang kecil, jangan paksa anak menghabiskan makanannya
  • Hindari menunjukkan wajah khawatir atau marah ketika anak tidak mau
    makan. Perhatian terhadap kelakuan anak yang kurang baik justru dapat
    membuat anak terus melakukannya lagi
  • Bila anak mau makan atau mau menghabiskan makanannya maka berilah pujian
     

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Perlu
diketahui bahwa setelah berusia 6 bulan, susu hanyalah menjadi makanan
tambahan bagi anak karena makanan utama anak sudah berupa makanan MPASI.
Jika masih menyusui, maka lanjutkan menyusui.
Anda dapat mengejar BB dengan asupan makanan MPASI, yang terpenting
adalah asupan makanan yang seimbang dan bergizi dalam setiap menu
makanan anak Anda. Asupan yang kami maksud adalah terdapatnya kandungan
karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Anda tidak perlu
khawatir anak akan terhambat pertumbuhannya jika tidak mengkonsumsi
susu. Apabila anak tidak mengonsumsi susu namun kebutuhan gizinya
terpenuhi dari makanan padat, maka tidak ada masalah.
Anda dapat mengetahui contoh jadwal makan anak pada artikel kami yang
berjudul jadwal makan bayi. Untuk panduan informasi lengkap Anda
mengenai tumbuh kembang anak, Anda dapat mengunjungi Rubrik Tumbuh
Kembang yang kami miliki, Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan
dokter spesialis anak Anda untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara
langsung. 


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar BAB pada Anak, Anak Tidak Mau minum susu . Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar