Sukses

Sakit Kepala Tak Tertahankan

05 Sep 2017, 13:30 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok, maaf saya mau tanya. Saya sering merasakan sakit kepala yang tak tertahankan, sehingga saya sering mengandalkan obat warung (panadol extra), tetapi itu hanya menghilangkan rasa sakitnya sebentar. Dikala rasa sakit kepala itu, terkadang Penglihatan saya juga agak terganggu, berat Badan saya juga menurun dari 50kg jadi 40kg dlm setahun dan usaha untuk menaikan berat badan pun susah sekali. Kira2 saya kenapa ya dok?? Atau ini gejala kanker/tumor dok?? Saya ingin citiscan/rontgen bagian kepala apa bisa tanpa surat rujukan dari dokter/puskesmas?? Mohon dokter menjawab masalah kesehatan saya, sebelumnya terima kasih.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Sakit Kepala Tak Tertahankan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Untuk memastikan diagnosis keluhan Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi kembali kepada dokter spesialis syaraf untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh serta pemeriksaan penunjang seperti ct scan atau MRI bila diperlukan. Karena seyogyanya untuk mendiagnosis dibutuhkan pemeriksaan fisik sehingga sulit bagi kami untuk mendiagnosis keluhan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Sakit Kepala Tak Tertahankan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar