Sukses

Hipertiroid Bisa Lahir Normal?

05 Sep 2017, 10:30 WIB
Wanita, 34 tahun.

Dok saya seorang istri yang sedang hamil 4 bulan. 2 bulan sebelum saya hamil, saya didiagnosa terkena hiper tiroid. Setelah posistif hamil saya konsul ke dokter dan diberi obat tiroid pengganti yg aman utk kehamilan. Sudah bbrp kali saya kontrol ke dokter kandungan jg dan mnrt hasil permeriksaan semua proses kehamilab saya berjalan lancar dan obat tiroid pun tetap berjalan seiring dgn obat hamil. Pertanyaan saya, apakah jika kondisi kehamilan saya baik2 saja (tekanan darah dan debar jantung normal serta tdk ada gangguan selama hamil/proses kelahiran) saya masih tetap bisa melahirkan secara normal? Terim kasih dok.

Terimakasih anda telah bertanya seputar Hipertiroid dalam kehamilan pada fitur Tanya dokter

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Kelenjar Tiroid adalah
kelanjar yang menghasilkan hormon tiroid, hormon yang dibutuhkan oleh
hampir semua proses tubuh termasuk proses metabolisme, sehingga
perubahan fungsinya (hipertiroid atau hipotiroid) akan berpengaruhatas
berbagai peristiwa.

Hipertiroid adalah manifestasi klinis kelebihan hormon tiroid yang
beredar dalam sirkulasi darah (tirotoksikosis) yang diakibatkan oleh
kelenjar tiroid yang hiperaktif. Akibatnya menimbulkan gejala pada
seluruh tubuh;

umum; tidak tahan hawa panas, Berat Badan turunsaluran cerna; sering lapar, makan banyakotot; rasa lemahreproduksi; menstruai sedikit atau tidak ada sama sekali, libido turunkulit; berkeringat, kulit basahrambut; rontokjantung dan pembuluh darah; berdebar-debar, hipertensitulang; osteoporosis/keropossaraf; tremorpsiskis; labil, iritabel
Propylthiouracil (PTU) dan metimazol telah banyak digunakan pada
wanita hamil hipertiroid. Namun PTU mempunyai banyak kelebihan
dibandingkan metimazol antara lain :


PTU dapat menghambat perubahan T4 menjadi T3 disamping menghambat sintesis hormon tiroid.PTU lebih sedikit melewati plasenta dibandingkan metimazol karena
PTU mempunyai ikatan protein yang kuat dan sukar larut dalam air.


Selain itu terdapat bukti bahwa metimazol dapat menimbulkan aplasia cutis pada bayi. Oleh karena itu, PTU merupakan obat pilihan pada pengobatan hipertiroid dalam kehamilan. 

Pemeriksaan kadar T4 serum hendaknya dilakukan setiap bulan untuk
memantau perjalanan penyakit dan respons pengobatan. Pada trimester
kedua dan ketiga, dosis PTU sebaiknya diturunkan serendah mungkin. Oleh
karena itu dianjurkan untuk tetap meneruskan pemberian PTU
karena diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap neonatus dari
keadaan hipertiroid.

Untuk dapat melahirkan normal ada beberapa hal yang harus
diperhatikan seperti keadaan janin, plasenta dan kondisi ibu. Perlu nya
konsultasi dengan dokter kandungan anda dikarenakan lahir normal /
caesar ditentukan oleh dokter kandungan yang menangani anda saat
ini. Keadaan setelah melahirkan sebaiknya juga tetap dikonsulkan dengan
dokter yang menangani anda, mungkin akan ada perubahan dosis PTU. 

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar hipertiroid dalam kehamilan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar