Sukses

Bayi ASI Sulit BAB

04 Sep 2017, 02:34 WIB
Wanita, 1 tahun.

Sore dok...sya mau brtanya mengenai susah bab pada anak saya yg baru berusia 22 hari...saat awal lahir di rumah sakit, bab ny lancar. Namun ketika pulang menjadi jarang, bahkan sampai 1minggu. Saya priksakan ke dokter, diberi resep obat tetes 2 macam, dan itupun belum seberapa pengaruh. yg saya tanyakan dsini, apa yang mempengaruhi anak saya susah bab dan apa solusi terbaik selain memakai obat dan apakah memancing respon bayi agar bab menggunakan sabun batangan yg diruncingkan aman... Trims

Terima kasih telah bertanya seputar bayi ASI sulit BAB melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Mohon maaf atas keterlambatan jawaban kami. Bayi yang diberi hanya ASI saja, memang ada kalanya menjadi jarang BAB. Terutama di saat-saat sedang mengalami percepatan pertumbuhan (growth spurt). Sebagian besar zat gizi di dalam ASI diserap sehingga sisa yang dikeluarkan hanya sedikit bahkan tidak ada. Frekuensi BAB bisa menjadi 4-5 hari sekali bahkan lebih.

Yang terpenting, selama bayi aktif, menyusu kuat, pertambahan berat badannya baik, perut tidak teraba tegang, artinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Namun ada juga beberapa kondisi yang dapat menyebabkan konstipasi pada bayi, diantaranya:

  • Dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Mendapat jenis makanan baru, seperti baru mengganti ASI dengan susu formula atau makanan lunak
  • Penyakit yang mendasari: Morbus hirschprung, hipotiroidisme, cystic fibrosis

Bagaimana dengan pemberian ASI nya? Pastikan bayi Anda mendapat jumlah ASI yang cukup. ASI eksklusif harus diberikan minimal 8x/hari (setiap 4 jam) atau setiap bayi meminta dan tidak memberikan makanan/minuman apapun selain ASI.

Apa yang dapat dilakukan bila si kecil mengalami susah BAB?

  • Lakukan beberapa latihan. Apabila si kecil belum bisa merangkak (seperti anak Anda), lakukan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda. Apabila si kecil sudah bisa merangkak atau berjalan, ajaklah bermain yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau mainan yang Anda berikan
  • Pijat perut bayi Anda. Lakukan dengan meletakkan dan menekan dengan lembut di posisi tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan sekitar tiga menit
  • Untuk bayi ASI, pada beberapa bayi ASI pencernaannya sensitif terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibunya sehingga menyebabkan buang air besar tidak teratur.

Apabila setelah mencoba segala cara belum juga membaik, Anda dapat berkonsultasi pada dokter. Berhati-hatilah jika susah BAB disertai darah pada feses, muntah, rewel, sakit perut, dan perut membuncit. Jika terdapat gejala tersebut, segeralah bawa ke dokter spesialis anak.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai bayi ASI sulit BAB. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar