Sukses

Solusi Mata Minus

04 Sep 2017, 21:50 WIB
Wanita, 17 tahun.

Assalamualaikum dok, saya mau tanya.. Kalau daun sirih itu dalam medis benarkah bisa mengobati mata minus? Ya walaupun tetap harus dibarengi dengan makanan yang sehat tentunya. Kalaupun iya, bagaimana cara pengolahan yang baik dan benar secara medis? Terima kasih dok

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya tentang pengobatan mata minus menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Tidak ada bukti manfaat daun sirih untuk mata minus. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang mata minus. Mata minus atau Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi jika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina. Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata sedangkan mata dengan astigmatisme adalah dengan menggunakan lensa silindris. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak.

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A. Mengurangi mata minus dengan memandang lilin belum terbukti secara medis.

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus adalah dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Untuk informasi lengkap Anda, saya sertakan artikel mengenai: Serba-Serbi LASIK.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar