Sukses

Seberapa Akuratkah Test Pack Kehamilan?

04 Sep 2017, 15:59 WIB
Pria, 24 tahun.

Apakah hasil tespek bsa salah dok?

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter mengenai testpack.

Test kit untuk memperkirakan kehamilan atau lebih populer dengan sebutan testpack. Tes ini bekerja dengan cara mendeteksi marker kimiawi dalam tubuh, yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan, dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Bagaimanapun, testpack juga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan).
Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi.Masih ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu
kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi. Sedangkan beberapa kemungkinan dari hasil positif palsu diantaranya:

1. Hamil kimia

Banyak kasus kehamilan yang tidak diketahui mengalami keguguran yang disangka menstruasi. Test pack yang dilakukan sebelum terlambat haid menunjukkan hasil positif, ternyata menstruasi tetap keluar seperti biasa jumlahnya beserta jaringan hasil pembuahan.

2. Waktu pemeriksaan

Tes kehamilan yang dilakukan di luar standar yang ditentukan akan membuat tes menjadi positif,misalnya: terlalu lama.

3. Pengaruh obat atau bahan kimia. Obat-obatan tertentu dapat membuat tes menjadi positif seperti:- pemakaian b-hCG untuk terapi kesuburan dan diet- Obat diuretik dan obat anti Parkinson- Bahan kimia atau sabun yang terkontaminasi pada urin- Vitamin C dosis tinggi juga dikatakan bisa mempengaruhi hasil tes

4. Adanya tumor dalam tubuh yang menghasilkan b-hCG seperti tumor jaringan plasenta (trofoblastik), tumor indung telur yang menghasilkan b-hCG dll, atau selain itu, masih ada kehamilan di luar rahim (ektopk) dan kehamilan anggur (mola) yang juga dapat menyebabkan hasil positif akibat hormon b- hCG yang dihasilkan.

Keterlambatan menstruasi merupakan salah satu tanda pertama adanya kehamilan. Oleh sebab itu kami sarankan sebaiknya testpack dilakukan setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang
pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.
Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar