Sukses

Kehamilan Setelah Kuretase

04 Sep 2017, 10:23 WIB
Wanita, 36 tahun.

Selamat siang dokter,, hari kamis kmren saya habis dikiret karena mengalami keguguran, rasa sedih, gelisah menghampiri,,, saat ini saya ingin mempunyai anak lagi,,, bisa apa enggak dokter,, saya hamil lg dengan janin sehat sampai nanti keluar jadi anak yg sehat dokter,,, terima kasih dokter mohon dijawab

Terimakasih anda telah bertanya seputar kehamilan setelah kuret pada fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kuretase
umumnya dilakukan apabila terdapat sisa jaringan di dalam rahim akibat
dari proses abortus. Tentu saja setelah kuretase dilakukan, selaput 
bagian dalam rahim akan terluka dan membutuhkan proses penyembuhan.
Setelah kuretase, sebaiknya menunda kehamilan sampai 2-3 siklus
menstruasi berikutnya untuk menyempurnakan proses penyembuhan rahim.

Kuretase sendiri, apabila dilakukan secara aman oleh
dokter yang kompeten tidak akan mempengaruhi proses kehamilan. Jadi,
pemahaman bahwa kuretase akan mempersulit kehamilan berikutnya adalah
pemahaman yang salah. 

Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran
oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah
adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga
embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur.
Sebagian lagi keguguran disebabkan oleh kelainan bentuk/kelainan pada
rahim, gangguan sirkulasi darah (mis.Thrombophilia), faktor
imunologik, kekurangan hormon, infeksi, dll. Secara medik baru
dianggap bermasalah jika keguguran terjadi berulang (habitualis),
yaitu keguguran yang terjadi 3 kali atau lebih. Kalau faktor kromosom
tentu tidak tindakan pencegahannya. Faktor lain umumnya bisa
dievaluasi dan diperbaiki kalau memang ada, misalnya: faktor sirkulasi
darah, infeksi, kelainan pada uterus. Mengingat ibu baru satu kali
keguguran, sebaiknya tidak perlu terlalu khawatir dan belum perlu
evaluasi yang detil.

Kebanyakan perempuan akan mengalami penurunan kesuburan saat menginjak usia 30-an (angka kesuburan 15% setiap bulannya). Belum ditambah dengan peningkatan risiko pada kehamilannya sehingga akan lebih baik apabila konsultasi dilakukan sedini mungkin dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda.

Selain itu, penting untuk Anda dan suami agar:

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita
    yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam
    jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat
    mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio
  • Asupan nutrisi yang adekuat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup
  • Perkirakan masa subur Anda untuk melakukan hubungan intim
  • Hubungan intim yang dianjurkan adalah dilakukan secara
    teratur 2-3x setiap minggunya, terutama selama masa subur hingga datang
    menstruasi berikutnya dengan posisi laki-laki di atas (misionaris)

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar