Sukses

Telinga Berdengung

04 Sep 2017, 09:23 WIB
Wanita, 22 tahun.

Pertanyaan saya dok hampir sama dengan pertanyaan yg sebelum nya perihal telinga yang berdengung.namun saya merasakan telinga berdengung justru setelah saya periksa ke bidan .dan saya dianjurkan untuk dijarum dan setelah itu diberi obat amoxillin ,flutamol,ambroxol hci .ya dengan itu saya berharap akan membaik. tapi setelah seharian saya minum dan bangun pagi.malah telinga saya terasa budek sebelah.sampai 2 hari saya rasakan bankan klaw untuk menelan terasa sakit ditelinga saya dok.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai penyebab telinga berdengung.

Keluhan telinga berdengung dalam istilah medis disebut tinnitus.Tinitus sendiri berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal. Tinitus bukanlah penyakit namun gejala, dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinitus, yaitu yang subjektif dan objektif. Tinitus subjektif berarti tinitus yang hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Tinitus ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak. Sedangkan yang objektif dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Tinitus jenis ini jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinitus adalah:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga
  • Infeksi telinga
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinitus objektif)
  • Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinitus lain tidak dapat diidentifikasi.

Tidak ada obat khusus untuk tinitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Yang dapat saya sarankan untuk Anda adalah menghindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam.

Kami menyarankan Anda untuk kembali melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di dokter spesialis THT untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab tinitus lainnya dan mendapatkan tatalaksana yang tepat.

Demikin penjelasan yang dapat kami berikan mengenai penyebab telinga berdengung. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar