Sukses

Penanganan Epilepsi, Bagaimana?

03 Sep 2017, 13:33 WIB
Pria, 17 tahun.

Saya kan pengidap penyakit epilepsi lalu sering kambuh, dan keseimbangan mulai menurun. Itu gmna solusinya dan gmna cara penyembuhan nya...?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai penanganan epilepsi.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan mengenai beberapa informasi penting terkait epilepsi. Yang perlu diketahui adalah beberapa sindroma epilepsi tidak terjadi seumur hidup, beberapa bentuk epilepsi hanya mengalami gejala kejang pada masa anak-anak, meskipun dapat juga menetap. Beberapa penyebab epilepsi adalah riwayat cedera/trauma kepala, luka pada kepala/otak, infeksi, meningitis, ensefalitis, atau tumor otak.

Yang terpenting adalah mengikuti pengobatan dokter spesialis saraf secara teratur. Sampaikan keluhan yang Anda rasakan kepada dokter Anda. Pengobatan yang dilakukan ini untuk mencapai kualitas hidup yang optimal seperti mengurangi frekuensi atau menghentikan serangan, mencegah efek samping serta menurunkan angka kesakitan. Sekitar 70-80% epilepsi dapat sembuh dengan obat. Obat epilepsi tidak boleh dihentikan secara mendadak, tapi harus perlahan-lahan diturunkan dosisnya. Penghentian obat secara mendadak justru berbahaya dan bisa menyebabkan kejang hebat pada anak.

Epilepsi memang dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak, terutama jika frekuensi kejang sering. Gangguan akibat epilepsi dapat berubah perkembangan terlambat, gangguan emosional, gangguan fungsi kognitif (kecerdasan), anak menjadi hiperaktif, dan sebagainya.

Anak dengan epilepsi pun dapat hidup secara normal. Yang terpenting adalah ikuti rencana terapi yang sudah ditentukan oleh dokter, hindari pencetus kejang (bila ada), makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan hindari stres. Beritahukanlah kepada orang di sekitar Anda bahwa Anda memiliki epilepsi sehingga orang di sekitar dapat bertindak secara tepat apabila serangan kejang terjadi.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai penanganan epilepsi. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar