Sukses

Efek Samping Penggunaan Pil KB Jangka Panjang

03 Sep 2017, 01:43 WIB
Wanita, 22 tahun.

Assalamualaikum dok. Saya gadis berumur 22 tahun dan belum menikah. Saya ingin beekonsultasi terkait siklus mentrusi saya yang tdk teratur. Gini dok, saya sering mentruasi tidak teratur bisa 2 bulan sekali atau lebih. Bulan september 2016 saya menstruasi yg sebelumnya telat 3 bulan lebih kira2. Saat september itu mens saya lama sekitar 20 hari dan darah yg dikeluarkan berlebihan dok. Akhirnya saya periksa ke dokter kandungan terdekat. Kata dokter rahim saya baik2 saja namun hormon kurang stabil. Akhirnya saya diberi resep obat untuk menghentikan darah yg berlebih tsb. Dan untuk mengatur siklus yg lancar saya diberi obat diane 35 dok. 3 bulan saya terapi itu dan mens selalu tepat wktu. Tetapi setalah 3 bulan selesai terapi, malah saya tidak mens lagi hingga 3 bulan lebih dok. Apakah pil kb tidak baik untul wanita yg belum menikah dok? Dan apa dampaknya utk kasus seperti saya ini? Mohon sarannya dok. Terima kasih.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Efek Samping Penggunaan Pil KB Jangka Panjang melalui fitur Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Pil KB dapat diberikan pada wanita yang belum menikah atas indikasi tertentu dan dibawah pengawasan dokter. Penggunaan pil KB memang tidak dianjurkan unutk dilakukan selama bertahun-tahun tanpa dihentikan karena dapat menjadi salah satu pemicu kanker payudara, terutama untuk jenis pil KB yang murni, tanpa kombinasi. Oleh karena itu, pada umumnya dokter spesialis kebidanan dan kandungan anda akan merekomendasikan jenis pil KB lain setelah konsumsi suatu jenis pil KB dalam jangka waktu tertentu.

Risiko kanker payudara dari konsumsi pil KB ini berhubungan dengan perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh wanita. Perubahan hormonal sejatinya dipengaruhi oleh cara kerja pil KB itu yang meningkatkan kadar hormon wanita, khususnya hormon estrogen dan progesteron. Peningkatan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh dapat mencegah ovulasi. Jika tidak terjadi ovulasi maka sel telur tidak akan bisa dibuahi oleh sperma karena belum matang. Itulah kenapa kehamilan tidak akan terjadi saat seorang wanita mengonsumsi pil KB.

ementara itu, estrogen yang berlebihan di dalam tubuh diketahui sebagai faktor risiko dari pembentukan kanker, termasuk payudara. Hormon estrogen berlebihan memengaruhi pertumbuhan sel-sel menjadi lebih cepat hingga tidak terkendali. Kami sarankan Anda tetap rajin kontrol ke dokter Anda, untuk evaluasi kembali tentang kondisi Anda, pemantauan terapi dan respon terapinyanya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Efek Samping Penggunaan Pil KB Jangka Panjang, semoga bermanfaat

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar