Sukses

Seputar Keputihan

02 Sep 2017, 10:19 WIB
Pria, 16 tahun.

dok.. saya mau bertanya.. kok beberapa hari ini keputih saya banyak terus ya? itu normal atau tidak

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman.

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

-Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
-Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
-Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
-Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
-Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan.

Ketika vagina tidak terawat kebersihannya, maka kuman-kuman jahat akan menyerang menimbulkan berbagai bentuk infeksi. Salah satunya jamur kandida, jamur ini akan berkembang pesat dalam keadaan yang lembab dan diperberat jika sistem kekebalan tubuh individu tersebut lemah, menimbulkan rasa nyeri, gatal, rasa terbakar dan keputihan berbentuk gumpalan berwarna putih susu bisa dalam jumlah yang sangat banyak. Faktor-faktor lain yang berresiko timbulnya infeksi jamur ini antara lain adalah diabetes, kehamilan, kekurangan zat besi, asam folat dan vitamin B12, kemoterapi, stres, serta penggunaan steroid jangka panjang.

Keadaan ini harus dipastikan dengan pemeriksaan fisik dan penunjang yang sesuai untuk menegakkan diagnosis. Untuk itu, sebelum mengambil langkah meminum obat, sebaiknya Anda terlebih dahulu memeriksakan diri kepada dokter terdekat.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar