Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Tanda & Penyebab Ejakulasi Dini

02 Sep 2017, 09:39 WIB
Pria, 18 tahun.

Selamat pagi/siang/sore/ malam Dok. Saya mau tanya, dlu waktu umur 15-16 thun kan saya sering melakukan onani, mungkin skitar 1x/minggu. Namun sekarang sya sudah jarang melakukan itu karena sya tau itu tidak baik. Yang ingin saya tanyakan adlah durasi saatsaya onani di umur 15-16 thn dengan skrng 18 thun itu masih sama saja, kisaran hnya tahan 1-2 mnit saya sudah orgasme. Apakah saya mengalamai gangguan ejakulasi dini atau memang faktor usia jga berpengaruh trhdp daya than orgasme seseorang. Mhon dijawab yah Dok. :) Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai tanda dan penyebab ejakulasi dini.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari)

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis dimana timbul pikiran terus-menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, berpuasa, dan beribadah. Hindarilah hal-hal yang memicu Anda untuk melakukan masturbasi.

Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Beberapa penelitian menyebutkan waktu rata-rata bagi pria untuk mencapai ejakulasi setelah melakukan penetrasi adalah sekitar 5 - 6 menit. Ejakulasi dini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Ejakulasi dini primer: Selalu dialami oleh pria sejak pertama dan setiap kali berhubungan seksual.

2. Ejakulasi dini sekunder: Dialami pada pria yang sebelumnya memiliki ejakulasi yang normal.

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ejakulasi dini sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

  1. Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim (bagi yang sudah menikah). Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  2. Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria (bagi yang sudah menikah)
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual (bagi yang sudah menikah)
  4. Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini
  5. Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini: 
    • Terapi seksual
      Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi (bagi yang sudah menikah)
    • Terapi obat
      Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
    • Psikoterapi
      Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual

Perlu dipahami bahwa selain beberapa tips diatas, kesehatan otak merupakan hal yang sangat penting di dalam kasus ejakulasi dini. Otak yang tidak sehat dapat mengganggu sel hormon sehingga mengurangi libido dan nafsu seksual seseorang. Kesehatan otak adalah yang paling utama, selain dari kesehatan jiwa dan fisik yang juga harus terjaga. Konsultasikan lah kondisi Anda saat ini dengan dokter spesialis andrologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, maka kami sertakan artikel berikut ini:

Hilangkan Frustasi Akibat Ejakulasi Dini

 

7 Mitos Masturbasi Pria

 

Kanker Prostat Dan Masturbasi Pada Pria

 

6 Gejala Penis Anda Bermasalah

 

Ejakulasi dini

 

Atasi Ejakulasi Dini

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai tanda dan penyebab ejakulasi dini. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar