Sukses

Sering BAK dan keputihan

31 Aug 2017, 16:06 WIB
Wanita, 21 tahun.

Met mlm maaf saya mau bertanya saya sangat sering buang air kecil..kadang 20 kli atau lebih sehari ..saya juga mengalami keputihan..sya uda periksa ke dokter ktnta infeksi saluran kemih dikasih antibiotik tpi tk kunjung sembuh ..bahkan sudah hampir 1 thnn dan saat berhubungan saat suami terasa sakit ..dan habis berhubungan sya akan trus menerus kencing ..saya harus melakukan pengobatan seperti ala iy dok dan harus ke dokter bagian ap sy periksa terimakasih dok

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai sering buang air kecil dan keputihan.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal / fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Seringnya buang air kecil yang Anda utarakan merupakan tanda dari Infeksi Saluran Kemih (ISK). Kondisi ini biasanya menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah berkemih), bisa disertai dengan perubahan warna air seni menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK dan keputihan:

  • Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih
  • Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK
  • Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui kondisi Anda saat ini.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, maka kami sertakan beberapa artikel di bawah ini:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai sering buang air kecil dan keputihan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar