Sukses

Pemeriksaan Sifilis

30 Aug 2017, 09:20 WIB
Pria, 24 tahun.

Selamat siang dok saya hendra mau tanya saya kan udh terbiasa donor darah sudah 7x dan mau ke 8x ini dan saya di tolak donor darah dengan alasan dokter nya katanya saya di screaning / bukan mendiaknosa menjangkit penyakit sifilis , padahal saya tidak merasakan apa2 dan tidak ada gejala / keluhan apa2 saran dokter gimana dok cara melegakan hari saya apakah saya positif/ negatif terkena sifilis terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter Klikdokter mengenai Pemeriksaan Sifilis.

Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita.

Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas.

Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian.

Pada umumnya di laboratorium terdapat 2 macam pemeriksaan untuk sifilis (pemeriksaan antibodi):

  • Untuk skrining: VDRL (Venereal Disease Research Laboratories) dan RPR (Rapid Plasma Reagin)
  • Untuk diagnosis: FTA-ABS (Fluorescent Treponemal Antibody Absorption test) dan TP-PA(Treponema pallidum Particle agglutination assay)

Jika penanganan sifilis dilakukan sedini mungkin, maka kemungkinan besar  bisa sembuh. Pengobatan sifilis adalah dengan pemberian antibotik. Namun diagnosa suatu penyakit dan pemberian terapi harus berdasarkan hasil wawancara medis, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Oleh karena itu untuk lebih lengkapnya Anda dapat mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin. Tidak perlu malu untuk berobat, karena penyakit sifilis harus segera diobati. Jika tidak komplikasi akibat sifilis akan mengenai organ tubuh lainnya. Dan kami sarankan jika Anda dan pasangan memang positif terkena sifilis, sebaiknya saat ini Anda tidak melakukan aktifitas seksual, sampai Anda berdua dinyatakan sembuh.

Demikian, semoga informasi mengenai Pemeriksaan Sifilis ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar