Sukses

Hamil Setalah Keguguran

29 Aug 2017, 19:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

Halo dok. Aku mau tanya. Kemarin tu ada temenku habis keguguran. Sehari sebelum keguguran itu dia habis hubungan sama suaminya. Dia terus2an aja tanya keaku kira2 bisa hamil gak setelah keguguran itu gara2 dia habis hubungan sama suaminya.. (yg dimaksut tanpa berhubungan badan lagi bisa gak langsung hamil setelah keguguran itu). Gimana menurut dokter?

Terima kasih telah bertanya mengenai keguguran melalui fitur Tanya Dokter

Keguguran adalah kematian janin yang berusia kurang dari 20 minggu, atau bila janin beratnya kurang dari 500 g. Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Sebagian lagi keguguran disebabkan oleh kelainan bentuk/kelainan pada rahim, gangguan sirkulasi darah (mis.Thrombophilia), faktor imunologik, kekurangan hormon, infeksi, dll.

Memang ada spekulasi yang mengatakan bahwa bersenggama, dan ejakulasi dalam vagina dapat mengakibatkan keguguran. Akan tetapi hal ini masih bersifat kontroversial. Sebagian ahli menyatakan bahwa senyawa dalam air mani tidak cukup kuat untuk mengakibatkan kontraksi rahim, sehingga faktor lain perlu dipertimbangkan

Terdapat 2 komponen penting dalam syarat terjadinya kehamilan, yaitu

  • Sel telur wanita. Hanya dikeluarkan 1 kali pada tiap siklusnya, disebut sebagai proses ovulasi. Bertahan 24 jam pada saluran tuba rahim, kemudian akan meleburkan diri jika tidak dibuahi.
  • Sperma. Jika dikeluarkan didalam vagina wanita, akan dapat bertahan hidup hingga 5 hari.
    Kehamilan dapat terjadi bila ada pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria. Sperma yang keluar disemprotkan ke dalam vagina wanita nanntinya akan berjalan menuju saluran rahim tempat sel telur menunggu. 

Jika sperma telah masuk namun tidak pada masa subur, umumnya tidak dapat terjadi kehamilan, karena tidak ada sel telur yang dibuahi. Jadi dengan atau tanpa orgasme wanita kehamilan tetap bisa terjadi, yang terpenting adalah ada tidak nya sel telur saat sperma masuk kedalam rahim. Sehingga, mustahil terjadi kehamilan tanpa adanya senggama. Terkait keguguran maka hal yang perlu Anda perhatikan adalah apakah Anda menjalani proses kuret? Apabila iya, maka disarankan untuk menunda kehamilan terlebih dahulu dalam beberapa siklus mens. 

Secara medik baru dianggap bermasalah jika keguguran terjadi berulang (habitualis), yaitu keguguran yang terjadi 3 kali atau lebih. Kalau faktor kromosom tentu tidak tindakan pencegahannya. Faktor lain umumnya bisa dievaluasi dan diperbaiki kalau memang ada, misalnya: faktor sirkulasi darah, infeksi, kelainan pada uterus. Mengingat ibu baru satu kali keguguran, sebaiknya tidak perlu terlalu khawatir dan belum perlu evaluasi yang detil. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai hamil setelah keguguran. Semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar