Sukses

Keputihan Kuning Kehijauan dan Kental

29 Aug 2017, 09:29 WIB
Wanita, 18 tahun.

Kenapa cairan nya berwarna kuning kehijauan tapi tdak gtl apakah yg harus q perbuat cairan nya kental

Terimakasih telah bertanya tentang keputihan kuning kehijauan melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Keputihan yang Anda alami berwarna kuning kehijauan dan kental, dan kemungkinan berbau amis. Keputihan jenis ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan bakteri di dalam vagina atau disebut juga dengan bakterial vaginosis. Keputihan jenis ini dapat diobati dengan antibiotik dan sabun untuk membersihkan area kemaluan yang mengandung asam laktat.

Tetapi, sebelum mengobati sendiri, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter kulit kelamin atau dokter kebidanan. Dengan melihat langsung, akan dapat ditentukan diagnosis yang tepat penyebab keputihan Anda.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan tisu atau handuk bersih dari arah yang sama pula
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk menyerap keputihan yang sangat banyak. Pantyliner tidak akan membuat keputihan bila diganti setiap 3 jam sekali. (Baca: Perlukah Pakai Pantyliner?)

Baca juga:

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar keputihan kuning kehijauan. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar