Sukses

Penyebab Flek Kecoklatan Saat Hamil Muda

28 Aug 2017, 19:23 WIB
Wanita, 20 tahun.

Pagi dok,saya mau tanya. Satu minggu kemarin saya TP dan alhamdulillah hasilnya positive tp 3 hr sebelum saya TP sampai sekarang saya mengalami flek coklat apakah itu wajar? Tetapi tidak disertai rasa sakit pada perut atau mual yg berlebih. Kebetulan kemarin saat saya ingin periksa ke dokter spesialis dokternya sedang keluar kota tp sebagai ibu yg pertama kali mengalami seperti ini saya agak cemas menghadapinya. Tolong sarannya ya dok bagaimana baiknya? Dan apakah itu wajar? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab flek kecoklatan menggunakan fitur Tanya Dokter


Flek-flek berwarna coklat kehitaman merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan Anda. Namun, memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah:

Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah

Keguguran

Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang

Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri

Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Kami menyarankan sebaiknya Anda memastikannya dengan dokter yang menangani Anda atau berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan guna penanganan yang lebih optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar