Sukses

Penglihatan Buram Setelah Lepas Softlens

28 Aug 2017, 11:30 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok mata Aku knapa ya,Aku biasa pake Soflen Krna Mata Aku mines 4,,Trus kmarin Soflen Aku buka lalu Aku pake obat tetes mata,nah ketika bsok hri nya Aku pake Soflen nya lGI klo liat sekeliling trang seperti biasa Tpi kenapa Aku liat tulisan di buka atau di layar HP ITU gurem ya dok,Dan sebalik nya klo Aku lepas Soflen atau kaca mata,sekeliling buram Tpi klo liat buku atau layar di HP trang ya,ITU knapa ya dok

Terima kasih telah bertanya tentang penglihatan buram setelah lepas lensa kontak melalui fitur Tanya Dokter.

Beberapa hal yang ingin kami tanyakan adalah:

  • Bagaimana kebersihan Anda sehari-hari dalam perawatan lensa kontak?
  • Apakah sering memakai softlens dalam waktu lama seharian?
  • Apakah sering memakai softlens sambil mandi atau berenang?
  • Apakah mata juga merah, nyeri, dan berair?

Penggunaan softlens, meskipun akan memberikan hasil yang lebih baik secara kosmetik, namun akan memberikan risiko yang lebih tinggi terhadap timbulnya infeksi atau iritasi pada mata.

Softlens membutuhkan perhatian mulai dari cara penggunaan, lama pemakaian, penyimpanan dalam kotaknya, dan perawatan kebersihan. Penggunaan softlens yang kurang tepat dapat berakibat infeksi pada mata. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan batas pemakaian softlense keponakan Anda (apakah 1 bulan atau 3 bulan, dll) dan pastikan agar tidak dipakai melebihi waktu yang ditentukan. Penyimpanan dan perawatan kebersihannya juga harus diperhatikan dengan seksama agar tetap bersih dan tidak menjadi sumber infeksi. Pemakaian softlense juga dapat mengkondisikan mata menjadi kering, sehingga mata menjadi lebih rentan.

Penggunaan softlens dapat menyebabkan infeksi pada mata, misalnya konjungtivitis (infeksi pada selaput tipis yang menyelubungi mata luar), keratitis (infeksi pada kornea mata), dan bahkan dapat menyebabkan infeksi pada seluruh bola mata. Hal ini dapat terjadi bila higiene pada saat penggunaan softlens atau cairan softlens tidak baik.

Oleh karena itu, kami anjurkan agar Anda berobat kepada dokter spesialis mata agar mendapatkan evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar