Sukses

Penyebab Mendengkur

26 Aug 2017, 15:57 WIB
Pria, 17 tahun.

Dok, saya ekarang tinggal sama keluarga tante. Om saya kalau tidur pasti selalu mendengkur keras setiap hari nya. kadang saya terkejut2 mendengarnya. Kenapa ya om saya sering sekali mendengkur? Mohon penjelasannya dok, terimakasih.

Terimakasih telah bertanya seputar Mendengkur melalui fitur Tanya Dokter


Mendengkur dapat disebabkan oleh berbagai hal, namun yang paling
mendasar adalah adanya getaran dari jaringan dan otot saluran pernapasan
akibat tersumbatnya jalan napas selama tidur. Pada mereka dengan berat
badan berlebih juga dapat terjadi sumbatan jalan napas yang dapat
menjadi penyebab mendengkur dan juga dapat menyebabkan sumbatan jalan
napas saat tidur atau dikenal dengan OSA (Obstructive Sleep Apnea).

Adapun sumbatan jalan napas dapat terjadi pada beberapa keadaan berikut:
-Lemahnya otot di saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menutup ketika tidur (karena merokok)
-Gangguan posisi rahang yang dapat disebabkan oleh otot yang tegang
-Obesitas yang menyebabkan deposit lemak di sekitar saluran napas dan leher yang pendek
-Sumbatan mekanik di saluran napas, seperti amandel, kelenjar adenoid

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi mendengkur terbagi atas non-bedah dan bedah.
A. Non-bedah
1. Perubahan tingkah laku/gaya hidup:
Latihan olahraga untuk memperkuat otot-otot dan mengurangi berat
badan. Apabila berat badan Anda naik lalu Anda menjadi mendengkur, maka
solusi termudah adalah dengan mengurangi berat badan sekitar 2-5 kg
Hindari alkohol, makan berlebihan, atau snack 4 jam sebelum tidur.
Alkohol dapat meningkatkan relaksasi dari otot palatum (langit-langit
mulut), lidah, leher, dan faring. Semakin otot ini berelaksasi maka
jalan napas akan semakin kolaps atau mengecil dan getaran dari jaringan
akan semakin hebat.
Hindari obat penenang, obat tidur maupun anti histamin sebelum tidur (sama dengan alkohol)
Hentikan merokok
Tidur dengan posisi miring
Meninggikan bagian kepala dari tempat tidur sekitar 10 cm
2. Menggunakan berbagai alat bantu yang ada:
dental devices,
nasal devices,
Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) hidung


B. Bedah
Tindakan operasi adalah pilihan terakhir yang dapat dilakukan untuk
mengurangi penderita mengorok saat tidur, terutama apabila gangguan yang
ada dilatarbelakangi oleh keunikan anatomi. Tindakan pembedahan yang
dapat dilakukan untuk memperluas jalan napas atas antara lain adalah:
Operasi hidung,
Operasi palatum, dengan atau tanpa tonsilektomi,
Operasi reduksi pangkal lidah,
Operasi maksilomandibular,
Trakheotomi.


Cobalah dengan cara-cara sederhana seperti tidur dengan posisi
miring, meninggikan bantal kepala atau menggunakan 2 bantal kepala
sehingga posisi kepala lebih tinggi, berolahraga dan menghindari
konsumsi makanan/alkohol dalam 4 jam sebelum tidur. Jika cara-cara
tersebut tidak berhasil, Anda dapat mengunjungi dokter untuk pemeriksaan
fisik lebih lanjut dan pemeriksaan penunjang lebih lanjut seperti foto
x-ray/MRI saluran napas.


Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar