Sukses

Penanganan Hipertiroid

27 Aug 2017, 18:36 WIB
Pria, 42 tahun.

Sy ud 9 th hipertyroid, penyebab dr stres, kambuhan 7-8x, seringnya t3 & ft4 normal, cm tshs susah normalnya, malah 2x jd hipo. Knp tshs susah normalnya? Trims

Terima kasih atas pertanyaan Anda tentang Hipertiroid menggunakan fitur Tanya Dokter

Hipertiroid merupakan manifestasi atau gejala yang timbul akibat kelenjar tiroid yang hiperaktif. Terdapat beberapa penyebab hipertiroid, yaitu:

Penyakit graves (tersering)
Adenoma toksik
Karsinoma tiroid
Gondok multinodusa toksik
Tiroiditis subakut
Obat (yodium, litium), dsb
Prinsip pengobatan pada pasien hipertiroidisme tergantung dari penyebab hipertiroidisme tersebut, usia pasien, riwayat alamiah perjalanan penyakit, tersedianya terapi atau tidak, risiko pengobatan, dsb. Diperlukan diskusi dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien agar mendapatkan hasil yang optimal. Kelompok besar pengobatan hipertiroidisme sendiri dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

Obat anti tiroid minum (tirostatika)
Operasi (Tiroidektomi)
Penggunaan zat radioaktif (yodium radioaktif)
Seperti informasi yang Anda berikan, Anda sedang dalam terapi PTU. Durasi terapi PTU bervariasi tergantung pada evaluasi selama pengobatan, bisa hingga 18-24 bulan.

Bila kondisi hipertiroidisme sudah terkontrol, pengaturan diet tidak diperlukan lagi. Semua sayuran dan buah-buahan boleh dikonsumsi tanpa harus ada batasan Terapi hipertiroidisme juga dapat berkontribusi kepada peningkatan berat badan yang berlebih sehingga penting untuk mengetahui berapa nutrisi yang diperlukan.

Selain itu, perlu dipertimbangkan juga asupan natrium dan kalsium. Hipertirodisme dapat mengakibatkan penipisan tulang. Karena itu, asupan kalsium yang cukup penting untuk mencegah osteoporosis. Kadar kalsium yang direkomendasikan untuk orang dewasa usia 19 – 50 tahun dan pria usia 51 – 70 tahun adalah 1000 mg/hari.

Bila Anda ingin hamil, pastikan Anda dalam keadaan eutiroid (kadar hormon tiroid semua dalam batas normal) oleh karena peningkatan dari hormon hCG dan hormon kehamilan laiinnya dapat meningkatkan hormon tiroid yang dapat memperberat keadaan. Sebaiknya bila merencanakan kehamilan kontrol dahulu ke dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar