Sukses

Mengobati Keputihan

27 Aug 2017, 02:57 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok saya mau tanyak, Saya keputihan cara menghilangkannya gimana ya dok? Saya juga mencoba pakek daun sirih di rebus berkurang tapi 3 hari kemudian muncul lagi dok?

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah). Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Pada saat tertentu, memang terjadi peningkatan jumlah cairan secara fisiologis, namun hal itu bukan merupakan suatu tanda adanya penyakit. Jumlah cairan vagina meningkat dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, alergi, dan penyakit lainnya.

Infeksi parasit atau Trichomonas vaginalis dapat menyebabkan keputihan yang sangat banyak, berbau, kuning-keabuan, berbusa, keluar seperti nanah, dan gatal. Kemungkinan lain infeksi pada vagina adalah vaginosis bakteri, dan candidiasis vulvovaginal. Vaginosis bakteria biasanya menimbulkan bau yang amis terutama setelah hubungan intim, keputihan yang tipis, keabu-abuan, tidak gatal. Sedangkan infeksi jamur pada vagina atau vulvovagina candidiasis menimbulkan keputihan yang tebal, putih seperti cottage cheese atau susu, disertai dengan nyeri dan gatal, dan tidak berbau.

Sebaiknya untuk memastikan penyebab kondisi Anda dan terapi yang tepat untuk Anda, konsultasikan ke dokter dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin untuk dilakukan wawancara medis lebih lengkap, pemeriksaan fisik, dan bila perlu pemeriksaan penunjang seperti pengecekan keputihan secara mikroskopis.

Dapatkah Daun Sirih Mengatasi Keputihan?

Untuk mengatasinya maka sebaiknya Anda berganti celana dalam lebih sering atau setiap kali lembab atau berkeringat, namun diperhatikan juga bahwa celana dalam jangan yang berbahan nilon, lebih baik katun karena bahan nilon akan menimbulkan hawa lembab. Selalu keringkan kemaluan Anda setelah BAB atau BAK dengan handuk. Belum ada penelitian yang menyatakan bahwa rebusan daun sirih dapat bermanfaat bagi keputihan.

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar