Sukses

Penyebab Rasa Mual

26 Aug 2017, 09:35 WIB
Pria, 19 tahun.

Hai dok. saya ingin bertanya. di awal bulan agustus ini, di leher saya terdapat benjolan seperti jerawat. makanya, setiap malam saya kasih obat jerawat merk oxy. kemudian, ketika tanggal 12 agustus ini ketika saya kondangan, tibatiba kepala saya pusing dan perut rasanya mual, gabisa berdiri lamalama. setelah itu saya selalu minum sakatonik liver dan promagh. setelah seminggu, badan saya terasa sudah mulai enakan. lalu, pada minggu malam tanggal 20agustus, saya meraasa meriang dan panas bgt badan saya. hari senin sore saya ke klinik di kampus. kata dokternya itu adalah bisul, dan saya dikasih salep (genalten) dan obat untuk nyeri (analtan). sayangnya, obat nyeri yg di minumnya hilang di kostan saya. hari senin saya msh bisa makan nasi, selasa siang saya makan nasi. lalu setiap malam badan saya selalu demam. dan dari selasa malam, saya belum makan nasi. saya hanya makan kecil seperti roti, dll. hari kamis malam, saya udah gabisa masuk apa2 karena rasanya perut saya mual dan makanan cuma sampe tengah(antara dada dan perut) tadi pagi saya makan bubur juga rasanya seperti mual, dan sekarang kalo bangun dari kasur seperti di tarik kenceng kepalanya. mulut saya juga terasa bau, dan kering spt org puasa. kirakira penyakit yg saya alami ini pengaruh tdk yaa krn saya ga minum obat nyeri dari dokter?dan apakah wajar saya bisul sampai sperti ini? mohon dibalas ya dok, terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layananTanya Dokter Klikdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda adalah: Rasa tidak enak diperut; mual; muntah; tidak nafsu makan. Dari gejala tersebut kami menduga Anda mengalami penyakit dispepsia, atau yang sering disebut dengan maag.

Apakah Anda sering terlambat makan/makan tidak teratur? Apakah Anda sering makan makanan yang pedas dan asam, jamu-jamuan, dan obat warung? Apakah keluhan Anda berhubungan dengan terlambat makan atau makan kekenyangan? Bila jawabannya ya untuk pertanyaan di atas, maka kemungkinan besar, kebiasaan Anda membuat sakit maag Anda kambuh sakit maag. Rasa panas, perih di perut; mual; sakit ulu hati merupakan keluhan khas untuk sakit maag. Sakit maag perlu dikontrol dengan pola hidup yang sehat agar tidak kambuh karena memang biasanya tidak dapat hilang sepenuhnya tapi dapat dikontrol.

Kami sertakan artikel: Dispepsia, untuk informasi Anda mengenai sakit maag.

Stress dapat juga memberikan keluhan seperti di atas. Apakah Anda menderita stress? Bila dengan obat maag ternyata keluhan Anda tidak membaik, maka ada kemungkinan Anda menderita stress dan memicu sakit maag.

Sangat mungkin juga, Anda mengalami kelelahan dan masalah dengan stamina. Hal ini juga dapat memicu sakit maag. Bagaimana dengan pola kehidupan Anda? Apakah Anda cukup berisitirahat? Apakah Anda rutin berolah raga? Bagaimana dengan beban pekerjaan Anda? Bagaimana pola makan Anda dan asupan makanan Anda? Pada saat haid biasanya tubuh memang terasa tidak enak dan kurang stamina sehingga perlu makan dan istirahat yang teratur sehingga gejala maag tidak kambuh.

Untuk mendapatkan stamina yang baik kami sarankan Anda cukup berisitirahat, makan makanan dengan gizi seimbang dan mencoba mengurangi stress.

Untuk mendapatkan kondisi yang sehat dan fit, Anda perlu untuk menjalankan pola hidup sehat dengan:

Makan teratur (3x/hari)

Istirahat cukup (tidur dan bangun teratur, tidak bergadang)

Olahraga (3-4x/minggu, @30 menit)

Tidak merokok

Bila memiliki maag maka kurangi makan pedas, asam, dan kopi

Jalani hidup dengan santai dan hindari stres

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar