Sukses

Peranakan Turun

25 Aug 2017, 19:53 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok klo sdang hamil terus peranakan turun .... bisa melahirkan normal gak...terus berpengaruhkah pada janin ??

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Peranakan Turun melalui fitur Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Rahim turun dalam dunia medis disebut dengan prolaps uteri atau peranakan turun. Kondisi medis ini dapat menimbulkan gejala seperti rasa mengganjal atau rasa menonjol pada alat kelamin bagian bawah; rasa nyeri di bagian pinggang atau panggul yang akan hilang/berkurang bila berbaring; keluhan pipis sering, sedikit-sedikit, tidak puas, tidak dapat menahan pipis; gangguan buang air besar; tidak nyaman saat berhubungan seksual; tidak nyaman saat bekerja dan berjalan; keputihan; perdarahan yang banyak.

Prolaps uteri disebabkan oleh kelemahan otot dan peregangan jaringan penyangga. Penyebab keadaan ini antara lain kehamilan dan trauma yang terjadi saat persalinan, terutama dengan bayi berukuran besar atau setelah persalinan yang sulit. Hilangnya tonus otot juga berhubungan dengan penuaan dan penurunan jumlah estrogen setelah menopause. 

Berikut empat grade prolaps uteri:
1. Prolapsus uteri tingkat I. Serviks uteri menurun, dalam liang vagina sampai setinggi 1 cm di atas introitus vagina (lubang vagina/himen).
2. Prolapsus uteri tingkat II. Serviks uteri turun sampai > 1 cm dari introitus vagina
3. Prolapsus uteri tingkat III. Serviks uteri menonjol keluar dari > 1 cm di atas introitus vagina
4. Prolapsus uteri tingkat IV. Seluruh uterus telah keluar dari vagina.

Keluhan perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik. Bila memang benar terdapat prolaps uteri, maka penanganannya adalah dengan cara operasi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan Anda, metode persalinan disesuaikan dengan kondisi Anda saat melahirkan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan seputar Peranakan Turun. Semoga membantu.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar