Sukses

Cara Mengatasi Jerawat Dan Bekasnya

25 Aug 2017, 03:38 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok saya mau tau tentang jerawat, saya adalah remaja umur 19 tahun yang berjerawat parah seluruh muka dari kelas 2 SMP sampai sekarang. Saya sudah coba berbagai macam produk perawatan untuk kulit berjerawat ( rata- rata setiap produk yang saya gunakan kurang lebih 2-3 bulan namun hasilnya tetap nihil). Saya bahkan rajin cuci muka 2 kali sehari, dulu pernah sekali untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan selama 2,5 bulan dan jerawat saya berkurang namun setelah saya kurangi intensitas pemakaian krim dari klinik tersebut (takut ketergantungan) jerawat saya kembali muncul dan lebih parah dari sebelumnya. Sampai sekarang saya masih pakai produk yang dipasaran khusus untuk kulit berjerawat namun tetap tidak bisa menghilangkan jerawat namun hanya saja tidak separah dari jerawat saya yang dulu. Dan menurut saya muka saya ini sensitif (langsung memerah dan terasa panas seperti terbakar ketika terkena sinar matahari dalam waktu singkat) namun untungnya setiap jerawat yang mulai kering dan mereda tidak meninggalkan bopeng tetapi bekas jerawat dan flek hitamnya memenuhi muka saya. Saya minta saran dokter dan cara penyembuhan jerawat yang memenuhi muka saya, karena saya sudah sangat hopeless sekali.

Terima kasih telah bertanya tentang cara mengatasi jerawat dan bekasnya menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Jerawat memang masalah kesehatan yang kompleks karena ada berbagai faktor yang saling berkaitan yang menyebabkannya terjadi. Penangannya pun seringkali membutuhkan waktu yang lama dan kedisiplinan tinggi.

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun beberapa faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

1. Stres

2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (kelenjar sebasea) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif

4. Faktor keturunan

5. Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi jerawat antara lain:

1. Membersihkan wajah secara teratur. Bersihkan wajah dua kali sehari dengan menggunakan sabun wajah yang cocok dengan kulit Anda.
2. Gunakan pelembab untuk mencegah kulit kering.
3. Gunakan make up seperlunya. Saat Anda sedang berjerawat, terutama bila jerawat meradang, hindari penggunaan make up yang berlebihan karena akan memperparah kondisi jerawat Anda.
4. Jangan menyentuh wajah Anda dengan tangan yang kotor. Hal ini dapat menyebarkan bakteri yang semakin memperparah kondisi jerawat Anda
5. Gunakan tabir surya bila Anda terpapar sinar matahari. Anda dapat menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, terutama bila Anda beraktivitas di luar ruangan.
6. Pastikan asupan nutrisi yang baik bagi kulit. Utamakan konsumsi sayur dan buah. Hindari makanan dengan lemak dan gula yang tinggi. Pastikan Anda selalu minum cukup air putih.
7. Hindari penggunaan obat-obat jerawat tanpa saran dokter sebelumnya.

Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dll. Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Prosedur Chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti jenis jerawat, kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda. Oleh karena itu, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan pada kulit Anda dan tatalaksana yang tepat.

Demikian informasi tentang cara mengatasi jerawat dan bekasnya yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar