Sukses

Pemeriksaan USG Usus Buntu

22 Aug 2017, 22:35 WIB
Wanita, 21 tahun.

Selamat sore dok. Saya ingin bertanya jadi pada hari minggu malam jam 12-4 maag saya kambuh karena nyeri pada bagian perut sebelah kiri hampir seluruh bagian sehingga menyulitkan saya untuk tidur karena rasa sakit. Saya kira sebelumnya saya masuk angin jadi saya minum antangin (maaf menyebutkan merek) lalu saya mual dan muntah. Setelah agak lama saya minum promag (maaf menyebutkan merek lagi) tapi juga tetap mual dan muntah kembali. Saya juga sebelumnya membalurkan minyak angin karena mengira masuk angin. Setelah itu saya paksa tidur. Pada senin pagi, bagian perut kanan bawah saya juga sakit ketika bangun dari tidur, bangun dari duduk, ketika ditekan, dan ketika berjalan jadi saya putuskan ke dokter karena sebelumnya saya minum obat lambung gastrinal kalau tidak salah dan memakan biskuit kemudian mual dan muntah kembali. Namun bagian kiri perut sudah tidak terlalu sakit. Yang sakit bagian kanan. Ketika saya kedokter dokter menyarankan untuk tes darah karena ditakutkan usus buntu. Pada saat tes darah leukosit saya melebihi batas normal yaitu 17.700. Dokter menyarankan saya untuk tes usg untuk melihat apakah ada peradangan pada usus buntu atau ada hal lain. Saat ini hari selasa, pada perut bagian kanan ketika ditekan tidak merasakan sakit lagi, malahan ketika bagian bawah perut kanan ditekan yg sakit malah bagian perut sebelah kiri.. jadi sebaiknya apa yg saya harus lakukan dok? Perlukah saya tes usg ?

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Pemeriksaan USG Usus Buntu.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Usus buntu atau disebut apendisitis merupakan penyakit peradangan pada usus buntu atau apendiks. Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati yang kemudian menjalar ke nyeri perut kanan bawah, dan bisa disertai demam, mencret, atau konstipasi.

Untuk menegakkan diagnosis usus buntu diperlukan wawancara medis pemeriksaan fisik langsung oleh seorang dokter, dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksan darah, radiologi dengan barium enema, USG perut, atau CT scan perut.

Bila Anda mengalami usus buntu akut, perlu dilakukan operasi, oleh karena bila usus buntu itu pecah dapat menyebabkan infeksi yang menyebar sehingga menyebabkan kondisi yang lebih buruk. Selain operasi, dokter juga akan memberikan pengobatan antibiotik untuk meredakan infeksi.

Usus buntu dapat pecah bila terlambat ditangani. Jika pecah, isi usus buntu akan menyebar di rongga perut dan menyebabkan infeksi di seluruh lapisan rongga perut (peritonitis). Gejalanya berupa nyeri hebat di seluruh perut, perut kaku seperti papan, muntah-muntah, tidak bisa buang angin, dan tidak bisa buang air besar.

Penanganan untuk pasien peritonitis, dokter perlu melakukan tindakan pembedahan sesegera mungkin untuk menyelamatkan nyawa penderita radang usus buntu. Seluruh perut akan dibersihkan dan usus buntu akan dibuang.

Kami sarankan agar Anda melakukan pemeriksaan penunjang yang disarankan oleh dokter karena selain wawancara medis dan pemeriksaan fisik, diperlukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui penyebab keluhan Anda. Konsultasikan kembali hasilnya untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.


Demikian informasi ini kami sampaikan seputar Pemeriksaan USG Usus Buntu, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar