Sukses

Mengatasi Fobia

22 Aug 2017, 21:12 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok.. Saya sering merasa bahwa jika berdiam didalam ruangan semua tembok dari keempat sisi mendekati saya seakan mau menjepit saya.. Apa ini termasuk depresi dok?

Terima kasih telah bertanya seputar fobia melalui fitur Tanya Dokter

Dari keterangan anda, sepertinya anda menderita klaustrofobia(fobia ruang tertutup)

Fobia merupakan salah satu jenis gangguan anxietas (cemas). Fobia
merupakan perasaaan takut yang berlebihan dan tidak beralasan /
irasional terhadap sesuatu atau kondisi tertentu yang memicu rasa cemas
dan usaha untuk menghindari. Bedanya dengan rasa takut, fobia biasanya
muncul sekali pun sumber ketakutan tidak berada di hadapannya dan dapat
menetap sampai bertahun-tahun. Fobia biasanya muncul saat usia anak-anak
atau remaja dan berlanjut sampai usia dewasa.
Gejala-gejala fobia :
-Perasaan cemas, takut, atau panik yang tidak terkontrol saat terpapar dengan sumber ketakutanMelakukan berbagai cara untuk dapat menghindari sumber ketakutan

-Reaksi fisik dan psikologik berupa berkeringat, denyut jantung
meningkat / berdebar-debar, sesak napas, mual, badan bergetar, dan
perasaan panik atau cemas yang menetap. 

-Pada fobia berat, dapat menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari


Jenis -Jenis fobia :
1.  Fobia spesifik
Fobia spesifik merupakan rasa takut berlebihan terhadap benda,
binatang, situasi, atau aktivitas tertentu. Contohnya fobia ketinggian
(acrophobia), fobia kucing (ailurophobia), fobia laba-laba
(arachnophobia), fobia menyebrang jalan (dromophobia), fobia petir
(tyranophobia), fobia naik pesawat (aerophobia), fobia ruangan tertutup
(claustrophobia), fobia melihat darah (hemophobia) dan sebagainya.
2. Fobia sosial
Disebut juga sebagai social anxiety disorder, perasaan takut berada
di sekitar orang banyak. Fobia sosial paling umum adalah rasa takut
berbicara di depan orang banyak. Bahkan ada juga yang sampai menghindari
interaksi interpersonal. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk pergi
ke sekolah, bekerja, ataupun bersosialisasi.
3. Agoraphobia
Merupakan perasaan takut berlebihan berada di ruang terbuka.
Seseorang dengan agoraphobia akan merasa takut berada sendirian di
tempat atau situasi yang sulit untuk melarikan diri jika terjadi
Serangan panik. Gejalanya berupa takut sendirian, berada di tempat yang
ramai, atau bepergian dengan transportasi umum.

Saat ini kami sarankan Anda mengunjngi dokter spesialis
psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut dan pemberian obat. Dokter akan
membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari
penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Anda juga dapat mencoba
mengatasi keluhan Anda tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan
biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat
bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk
mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :
-Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat rasa cemas terjadi

-Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya

-Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal
yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol
perasaan takut tersebut

-Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar