Sukses

Cara Cepat Hamil

22 Aug 2017, 09:31 WIB
Wanita, 29 tahun.

Siang dok, apa benar kalau ingin cepat hamil harus rutin/setiap hari melakukan hubungan suami isteri pada saat masa subur.

Terima kasih telah bertanya seputar Cara Cepat Hamil menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Siklus haid dapat bervariasi dari lama dan jumlah darah yang
dikeluarkan. Namun penting Anda ketahui bagaimana tipe haid yang normal.
Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung
selama 3-7 hari. Jika siklus Anda masih dalam hitungan 21-35 hari maka,
siklus Anda masih tergolong normal.  Adapun siklus menstruasi tidak
teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang
dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertamaPasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30Malnutrisi (kurang gizi)Stres psikologisAtletKekurangan vitamin KPenggunaan obat-obatan tertentuKelainan pembekuan darahGangguan hormon tiroid
Selain itu, gangguan menstruasi juga dapat disebabkan oleh kelainan
organ kandungan, yang dapat dipastikan melalui USG kandungan.

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

Hindari Aktifitas Fisik yang Berat
Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses
siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk
meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis
karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada
waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi
datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda,
tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih
dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama
15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga
30 menit sehari.

Hindari Stres
Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut
hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting
adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui
kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai
tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu
esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda
tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan
tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga
teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik
sehingga tidak mudah terserang stres.

Asupan Gizi
Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan.
Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja
kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran
siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan
menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya,
tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah
mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum
dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan
diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa
subur Anda. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi
(pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan
masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari
3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung
teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah
perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah
hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3
hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan
lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.
Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang
teratur 2-3 x/minggu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan bagi
Anda dan suami adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan
makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan,
istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

Hentikan segala kegiatan yang kurang baik. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkoholHindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebasMenurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana
untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan
asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko
gangguan perkembangan otak embrio.
Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur
(2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga
terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda
maupun suami. Anda dapat  menjalani pemeriksaan hormonal, USG rahim,
atau HSG. Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik
secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar
dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan
sebaiknya Anda dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan
dan kandungan (untuk istri) dan dokter spesialis andrologi (untuk
suami) untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar