Sukses

Batuk 3 Minggu Tidak Sembuh

21 Aug 2017, 16:39 WIB
Pria, 18 tahun.

selamat pagi, saya sudah batuk 3 minggu belum sembuh-sembuh, obat yang selama ini komsumsi hanya paratusin, cimeditine, dan amosisilin. apa dokter ada saran atau obat apa yang cocok, riwayat penyakit gejala asma dan infeksi ginjal("sembuh"). sekian dan terima kasih

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar batuk 3 minggu melalui fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah diagnosis dokter yang memeriksa Anda sebelumnya? Pernakah Anda menjalani pemeriksaan rontgen dada dan spirometri? Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari pernapasan, atau sebagai respon adanya iritasi pada saluran napas. Selain karena merokok, batuk lama dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti:

-Alergi
dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak
-Asma
-Infeksi
-Tuberkulosis (TBC) ataupun infeksi micoplasma, infeksi sinus
-Bronkitis, yaitu radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru
-Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
-GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease)
penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung
-Penggunaan obat tertentu
obat golongan ACE inhibitor
-Terapi antibiotik (zidalev (levofloxacin)) diberikan untuk mengatasi infeksi bakteri. Salah satu penyebab yang mungkin adalah bronkitis, yakni terjadinya peradangan atau infeksi pada bagian dinding dalam dari saluran pernapasan utama/bronkus. Saluran pernapasan adalah saluran yang terdapat di dalam paru-paru yang merupakan tempat aliran udara. Jika saluran pernapasan tersebut mengalami iritasi, maka akan terbentuk lendir yang tebal di dalamnya. Lendir tersebut dapat menyumbat sehingga menghalangi udara untuk mencapai paru-paru. Maka dari itu, gejala yang dapat terjadi berupa batuk berdahak yang banyak mengandung lendir, kesulitan bernapas dan dada terasa sesak.

Bila keadaan ini berlangsung lebih dari 3 bulan, maka dikatakan bronkitis kronik. Merokok adalah penyebab utama dari bronkitis kronik. Ketika rokok dihisap menuju paru-paru, maka akan mengiritasi jalan napas dan kemudian memproduksi lendir. Selain merokok, mereka yang seringkali terpapar dengan uap bahan kimiawi, debu atau lainnya, juga dapat terkena bronkitis kronik. Bagaimana dengan lingkungan Anda?

Apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki pernapasan dan mengurangi batuk? Jika Anda merokok, yang terpenting adalah berhenti. Bahan-bahan lain yang dapat mengiritasi jalan napas seperti hairspray, deodoran semprot, dan cat semprot harus dihindari. Selain itu, hindari menghirup udara di lokasi yang berdebu atau mengandung uap kimiawi.

Antibiotik hanya diberikan jika terbukti terdapat infeksi pada paru yang terjadi secara bersamaan dengan bronkitis kronik. Jika terdapat infeksi, maka batuk akan lebih berdahak dan disertai dengan lendir yang berwarna kekuningan atau kehijauan, demam dan sesak napas yang semakin berat.

Apabila dengan berhenti merokok dan dengan terapi saat ini keluhan Anda tidak membaik, kami sarankan Anda kembali memeriksakan diri ke dokter yang menangani Anda untuk evaluasi lebih lanjut.


Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar batuk 3 minggu, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar