Sukses

Seputar Infeksi Saluran Kemih

21 Aug 2017, 07:38 WIB
Pria, 21 tahun.

permisi dok sy wima ,sy sering kencing dok sudah dari umur 17 tahun sy cek kek dokter ktnya infeksi saluran kencing trus sy disitu di suntik di bagian bokong dan di kasih obat jalan . semboh dok tp cman 3 hari lalu kembali lagi sering kencingnya . gejala sy itu sering kencing trua di kandung kemih kyk ada angin yg mendirong jd sering kencing lalu ketika pipis kadang terasa panas kadang hangat kadang normal . padahal sudah banyak minum air putih , tapi sy merasa hbs minun itu langsung kandung kemih terasa penuh dan ingin kencing . sperti kyk ginjal itu tidak nerespon dan langung di salurkan ke kemih dan ketika udh banyak minum dan teratur kadang terjadi dehidrasi kadang normal . bagaimana cara menyembuhkannya ?

Terimakasih telah menggunakan layanan TanyaDokter Klikdokter.com mengenai Infeksi Saluran Kemih.

Pada dasarnya Frekuensi BAK sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak cairan yang kita konsumsi, semakin banyak cairan yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Hal ini normal terjadi. Namun, Anda patut waspada karena sering BAK juga dapat disebabkan oleh penyakit berikut :

  • Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat.
  • Diabetes melitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.
  • Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.
  • Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  • ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  • ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Selain antibiotik, penderita infeksi saluran kemih umumnya juga diberikan obat antinyeri untuk mengurangi rasa sakit ketika berkemih. Penderita juga diminta untuk minum air putih paling sedikit 2 Liter per hari dan tidak menahan jika ingin BAK.

Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk diketahui penyebab sesungguhnya serta mendapatkan pengobatan yang tepat. Saran kami, sebaiknya keluhan Anda ini dipastikan terlebih dulu melalui pemeriksaan dokter dan pemeriksaan urin di laboratorium.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Infeksi Saluran Kemih. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar