Sukses

Mengatasi Nyeri Haid

20 Aug 2017, 19:31 WIB
Pria, 28 tahun.

Dok saya lagi datang bulat, tapi perut nya sakit terus, apa ini pengaruh dari spiral ya? karena saya pasang kb spiral. trims

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai nyeri haid melalu fitur Tanya Dokter.

Nyeri haid merupakan hal yang rutin dialami oleh setiap wanita setiap bulannya. Nyeri haid normal dialami oleh sebagian besar wanita, terjadi karena tubuh melepaskan hormon prostaglandin.

Prostaglandin berfungsi untuk menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut.

Pada beberapa wanita, ada yang mengalami nyeri haid yang dirasakan sangat parah. Nyeri haid ini dikategorikan sebagai nyeri haid tidak normal akibat gangguan di organ reproduksi. Untuk lebih memahami tentang nyeri haid, berikut adalah dua jenis nyeri haid:

Nyeri haid primer
Nyeri haid primer merupakan nyeri haid yang normal dan terjadi karena kontraksi otot rahim sebagai akibat dari hormon prostaglandin. Nyeri haid primer meningkat jumlahnya pada wanita yang belum menikah dibandingkan dengan wanita yang sudah menikah.

Ciri-ciri nyeri haid normal:

Nyeri yang dirasakan biasanya satu atau dua hari sebelum haid datang atau saat haid hari pertama.
Nyeri yang dirasakan berada di perut bagian bawah, pinggang atau di bagian paha.
Sifat nyeri mulai dari ringan sampai berat, yang bertahan selama 12 sampai 72 jam paling lama.
Gejala nyeri disertai keluhan mual, muntah, lemas, dan diare.
Nyeri haid sekunder
Nyeri haid sekunder biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Nyeri haid ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit atau kelainan di organ reproduksi.

Ciri-ciri nyeri haid yang tidak normal:

Nyeri yang dirasakan lebih sakit dibandingkan nyeri kram perut biasa.
Nyeri terkadang tidak berkurang meskipun haid telah selesai.
Nyeri yang dirasakan disertai dengan gejala mual dan muntah.

Bagaimana dengan nyeri haid yang Anda rasakan?

 

Berikut beberapa cara untuk mengurangi keluhan nyeri dan kram di perut saat haid yang dapat Anda lakukan:

Mengonsumsi obat antinyeri
Obat antinyeri yang disarankan untuk dikonsumsi adalah obat antinyeri yang memiliki kandungan parasetamol dan hyoscyami. Pasalnya, obat antinyeri yang mengandung kedua kandungan tersebut sangat efektif untuk membantu mengatasi rasa nyeri dan kram perut yang Anda alami saat haid.

Rutin melakukan olahraga
Wanita yang rutin melakukan olahraga terbukti dapat mengurangi nyeri saat haid. Dengan latihan fisik atau berolahraga secara teratur, peredaran darah Anda akan semakin lancar dan tubuh akan menghasilkan hormon endorphin yang dapat mengurangi rasa sakit

Konsumsi obat kontrasepsi
Penggunaan obat kontrasepsi ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat haid namun harus di bawah pengawasan dokter.

Kompres hangat
Saat nyeri haid terjadi, kompres hangat bisa menjadi solusi. Kompres bagian bawah perut dan pinggang dengan air hangat yang diisi di dalam botol atau wadah. Saat dikompres, otot-otot rahim yang berkontraksi dapat sedikit rileks sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Saat nyeri haid terjadi, selain melakukan beberapa cara di atas, Anda juga dapat melakukan beberapa cara lain, yakni:

Berendam air hangat
Istirahat cukup
Menghindari makanan yang mengandung tinggi garam dan kafein
Menghindari rokok dan alkohol
Pijat di bagian pinggang


Namun demikian, jika Anda sering mengalami kram perut dan nyeri yang dirasakan lama selama masa haid, sebaiknya segera melakukan konsultasi secara langsung kepada dokter untuk memastikan apakah kram perut yang Anda rasakan merupakan hal yang normal terjadi saat haid atau terdapat penyakit yang mendasarinya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai nyeri haid. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar