Sukses

Penyebab Ruam Merah Anak

21 Aug 2017, 07:24 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok, anak sy skrg usia 2bln, sdh 1bln ini mengalami ruam di seluruh badan,. Dlu sdh prnh dibawa ke DSA dan katanya alergi, lalu dikasih obat(tetes+salep),. Waktu itu anak sy cm bintik2 di pipi dan dada+lengan, pas kasih obat malah meradang dan menjalar ke area tubuh lainnya,. Sdh sy hentikan pemakaian obatnya tp sampai skrg msh blm sembuh jg,. Badan anak sy skrg merah2, tp klo udh mulai agak siang merah2nya memudar lalu besok pagi nya muncul lgi, bgtu trs,. Itu sbnarnya knp ya dok?

Terima kasih telah bertanya tentang ruam merah pada anak menggunakan layanan Tanya Dokter
Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan mengenai kondisi anak Anda. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami akan mengajukan beberapa pertanyaan. Apakah keluhan tersebut disertai dengan keluhan lain, seperti demam atau flu? Apakah sebelumnya anak Anda memiliki riwayat alergi?

Terdapat beberapa jenis penyakit yang mampu menimbulkan keluhan bintik-bintik merah pada kulit anak, antara lain :

Campak/Rubeola
Campak jerman/Rubella
Roseola
Ketiga penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi virus yang akan menimbulkan keluhan awal menyerupai penyakit flu (seperti demam, batuk, pilek, dll) selama beberapa hari yang diikuti oleh munculnya ruam merah pada seluruh kulit anak. Anak yang menderita penyakit campak dan roseola biasnya akan mengalami demam yang sangat tinggi, namun tidak demikian pada penderita campak jerman. Anak dengan campak jerman hanya mengalami demam ringan selama beberapa hari, atau bahkan tidak demam. Mungkin anak anda mengalami campak jerman. Namun untuk memastikannya sebaiknya anda membawa anak anda ke dokter terdekat untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung terhadap ruam-ruam merah yang muncul.

Ketiga penyakit tersebut sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Sehingga pengobatan yang diberikan tergantung dari keluhan yang timbul sehingga anak dapat merasa lebih baik. Disamping itu, biarkan anak mendapat istirahat yang cukup dan berikan cairan yang cukup pada anak untuk mempercepat sembuhnya penyakit.

Ketiga penyakit tersebut mudah menular, sejak sebelum ruam muncul hingga beberapa hari setelah ruam muncul. Karena itu, jauhkanlah anak anda dari anak-anak lain dan dari ibu hamil. Infeksi rubela (campak jerman) pada ibu hamil dapat menyebabkan kecacatan pada janin di dalam kandungannya.

Selain ketiga penyakit infeksi tersebut, bintik merah juga dapat disebabkan oleh alergi. Dalam dunia medis kami menyebutnya dengan dermatitis atopik. Dermatitis atopik (DA) merupakan kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak, yang biasa ditandai oleh rasa gatal, penyakit sering kambuh, dan distribusi lesi yang khas. Penyebab yang jelas dari DA belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan seperti:

Makanan. Hampir 40% bayi dan anak dengan dermatitis atopik sedang maupun berat mempunyai riwayat alergi terhadap makanan.
Alergen Hirup. Contohnya adalah tungau debu rumah, bulu binatang peliharaan, dan hamur atau ragweed di negara-negara dengan empat musim.
Infeksi Kulit. Penderita dengan dermatitis atopik mempunyai kecenderungan infeksi kulit oleh Staphylococcus aureus, virus dan jamur.
Dermatitis atopik tidak menular dan tidak mempengaruhi kesehatan tubuh pada umumnya. Meski demikian, beberapa keadaan dapat memperburuk dermatitis atopik yakni:

Stres emosional
Perubahan suhu atau kelembapan udara
Infeksi kulit oleh bakteri
Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol)
Apabila keluhan pada anak Anda terus berlanjut, kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis anak agar dapat diketahui penyebab dan penanganan yang tepat atas keluhan pada anak Anda.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Bagaimana Penanganan Dermatitis Atopik Pada Anak?
Memahami Dermatitis Atopik
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar