Sukses

Penyebab Vagina Berbau

08 Aug 2017, 10:04 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok Saya mau tanya, Kenapa ya bagian intim saya selalu seperti berbau busuk, apalagi kalau mau haid atau setelah haid. Dulu pernag terasa gatal di lubang vagina, tapi tidak berbau, sekarang berbau menyengat dan tidak gatal. itu kenapa ya dok? Kalau haid juga agak sedikit aneh karna darahnya kadang berwarna pucat dan tdk seperti dahulu yang cair atau sewajarnya. terima kasih dok

Terima kasih sudah bertanya seputar vagina berbau melalui fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Vagina berbau bisa mengarah kepada penyakit vaginosis bakterialis.

Pada kondisi normal banyak bakteri yang hidup dalam keseimbangan yang baik dalam vagina. Karena beberapa hal, dapat terjadi ketidakseimbangan pertumbuhan sehingga memungkinkan terjadinya infeksi, dan mengakibatkan vaginosis bakterialis. Penyakit ini ditandai dengan keluarnya keputihan berbau amis dari vagina. Beberapa infeksi lain juga bisa menimbulkan bau seperti infeksi kuman Trichomonas.

Apakah ada gejala lain seperti keputihan dan gatal? Bila ya, perlu dievaluasi penyebab infeksi vagina tersebut. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap, contohnya jarang mengganti pembalut saat haid akan membentuk gumpalan darah yang merupakan tempat nyaman bagi kuman untuk berkembang biak. 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun
  • Hindari penggunaan celana yang sempit
  • Hindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vagina
  • Ganti pembalut secara berkala
  • Makan buah dan sayuran secara teratur
  • Buang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteri

Untuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin. Berdasarkan pemeriksaan dapat diberikan pengobatan sesuai yang akan membantu mengatasi keluhan Anda.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan seputar vaginosis bakterial. Semoga bermanfaat

 

0 Komentar

Belum ada komentar