Sukses

Diare dan Sering Buang Gas
08 Agu 2017, 07:06 WIB
Pria, 22 tahun.

Sudah dua hari mengalami mencret-mencret, perut terasa keras serta sering buang gas. Mohon penjelasan?

Terima kasih sudah bertanya seputar Diare melalui fitur Tanya Dokter

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Gejala dan tandanya meliputi: Konsistensi feses menurun (cair) dengan/ tanpa darah, suhu badan mungkin meningkat (demam), nyeri perut, sakit kepala, nafsu makan tidak ada/ berkurang, lemah, mual, muntah, mialgia (nyeri otot), gelisah.

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya peradangan pada usus yang disebut infamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • Keracunan makanan, biasanya tanpa disertai demam dan  onset berkaitan dengan tidak selang berapa lama setelah mengkonsumsi makanan tersebut
  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • Ketidakmampuan menyerap laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet 

 

Kami belum dapat menyimpulkan diagnosis dengan terbatasnya informasi Anda. Setiap penyebab, pemilihan obatnya berbeda. Untuk penanganan lebih lanjut, harus dicari tahu penyebabnya melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Saat ini yang pasti perhatikan asupan cairan untuk mengkompensasi cairan dan elektrolit yang keluar dengan mengkonsumsi oralit dan air putih setidaknya 2 liter per hari.

Sering kentut berkaitan dengan produksi gas berasal dari makanan mengandung gas, sulfur (seperti sayuran kol), ataupun dari produk susu. Sementara Anda lebih baik menghindari makanan tersebut. Bila keluhan berlanjut lebih baik Anda memeriksakan diri ke dokter.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan seputar diare. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar