Sukses

Imunisasi, Susu Formula dan ASI

08 Aug 2017, 05:54 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok sya mau tanya,ank sama baru berumur 4 hari dan kemaren baru imunisasi yg pertama kata bidan nya jgn dikasi susu formula dlu tapi ketika malam saya kasi karna dy gak tidur mgkin gak kenyang dngan asi saya..jadi saya kasi aja kira 2 gak papa gak ya dok...n mang dampaknya apa qlo abs imunisasi dikasi susu formula ...makasi

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Pemberian susu formula tidak ada hubungannya dengan imunisasi. Maksud dari bidan tersebut lebih untuk memotivasi Anda untuk memberikan ASI lebih sering dan menunda pemberian susu formula hingga bayi 'lulus' ASI Eksklusif.

Bayi Anda tergolong bayi baru lahir dan pada usia ini pengeluaran ASI sebagian ibu belum lancar. Namun demikian, jangan langsung sedih dan panik. 

Secara teori, ASI akan semakin banyak mengalir bila payudara semakin sering dihisap oleh bayi. Jumlah produksi ASI tergantung dari berapa banyak bayi menyusu. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak hormon prolaktin dilepaskan, dan semakin banyak produksi ASI. Sebaliknya, produksi ASI akan berkurang secara bertahap jika frekuensi menyusui juga berkurang.

Untuk memperlancar produksi ASI, susui bayi setiap 2-3 jam dengan frekuensi menyusui bayi dalam 24 jam minimal delapan kali. Pada saat awal-awal bayi memang lebih senang tidur, jika bayi sudah tidur lebih dari 3 jam maka bangunkan dan susui. Hal ini memang tentu tidaklah mudah terutama bagi ibu baru, namun seiring berjalannya waktu produksi ASI akan semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan. Yang terpenting ialah komitmen untuk menyusui.

Lambung bayi baru lahir masih kecil sehingga kebutuhan ASI nya belum banyak.Saat usia 1 hari kebutuhan ASI bayi ialah sekitar 5-7 ml, usia 3 hari 22-27 ml, usia 1 minggu 45-60 ml, dan usia 1 bulan sekitar 80-150 ml. Sementara bayi usia 2-6 bulan membutuhkan sekitar 570-900 ml/hari.

Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Kemungkinan hanya 1 dari 1000 wanita yang benar-benar tidak dapat menyusui.

Kualitas ASI dipengaruhi oleh kesehatan ibu secara menyeluruh, termasuk juga mutu dari asupan makanan dan kecukupan istirahat. ASI bukan langsung berasal dari bahan yang ada di perut, namun diolah terlebih dahulu sehingga merupakan bahan yang bergizi (nutrien) yang dihantarkan melalui darah. Anda dapat mengonsumsi apapun selama tidak ada riwayat alergi. Konsumsi makanan bergizi lengkap yang mengandung karbohidrat, sayur, buah, protein dan lemak. Jika Anda tidak memiliki riwayat alergi, Anda juga dapat mengonsumsi produk susu seperti yoghurt, keju dan susu untuk meningkatkan kualitas ASI. Produk susu ini kaya akan kalsium dan sumber terbaik untuk vitamin B, D dan protein. Ibu menyusui yang mendapatkan kalsium dari susu menjamin pengembangan dari tulang bayi yang baru lahir. Tidak ada patokan buah khusus untuk memperlancar ASI. Selain itu yang perlu Anda lakukan ialah selalu menyiapakan air putih didekatnya saat sedang menyusui dan perbanyak konsumsi air putih.

Dukungan dari suami dan keluarga pun tak kalah penting agar ASI lancar. 

Perlu diketahui bahwa prinsip dari ASI adalah supply and demand, semakin sering istri Anda menyusui (memerah) ASI maka produksi ASI pun akan semakin bertambah. Tetap semangat untuk memberikan yang terbaik untuk anak Anda.

Kami sertakan beberapa artikel berikut untuk Anda baca:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar