Sukses

Terbangun dengan Kaget hingga Jantung Berdebar

07 Aug 2017, 23:01 WIB
Pria, 21 tahun.

Malam dok,saya mw tanya penyebab tidur kaget jantung langsung berdebar-debar tpi tidak merasakan sakit d bagian dada kiri,sesak nafas,keringat dingin dll itu sma sekali tidak saya rasakan, cuman pada ada saat berdebar hanya beberapa saat itupun tidak lebih dari 1 menit .apakah itu tanda penyakit jantung atau tidak dok ?

Terima kasih sudah bertanya tentang Terbangun dengan Kaget menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

 Tidur adalah mekanisme alami dimana tubuh beristirahat untuk membangun energi dan memperbaiki sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan. Tidur merupakan tahapan yang diperlukan untuk menjaga baik fisik maupun psikis untuk menjadi lebih baik. Tidur dengan kualitas yang baik dapat membantu mengatasi stres, menjernihkan pikiran, dan mempercepat penyembuhan penyakit.

Sebelum kami menjelaskan lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu mengenai apa yang terjadi di otak kita ketika tidur.

Tidur adalah aktivitas alami dari otak dan terbagi atas 2 bagian dasar : tidur rapid eye movement (REM) dan tidur non-rapid eye movement (NREM), yang terdiri ats 4 tahapan. Selama seseorang tidur, siklus akan berputar antara non-REM dan REM. Umumnya siklus tidur akan dimulai dari tahapan non-REM yang diikuti oleh periode REM. Mimpi umumnya terjadi pada periode REM.

Periode non-REM terdiri atas 4 tahapan dimana masing-masing tahapan dapat berlangsung antara 5-15 menit. Siklus tidur yang lengkap terdiri atas keempat tahapan non-REM yang dilanjutkan dengan REM dan kemudian berulang lagi :

Penyebab Tersentak Ketika Tidur:

Tahapan Tidur NREM
Tahapan 1 : Polisomnografi (alat pembaca elektrik otak ketika tidur) menunjukkan adanya penurunan aktivitas antara kondisi bangun (sadar) dengan tahapan 1 ini. Mata tertutup namun seseorang dengan mudah dibangunkan pada tahapan ini.
Tahapan 1 sering berkaitan dengan terjadinya kedutan atau kejang otot dan hypnic jerks atau dikenal dengan mioklonus positif. Mioklonus positif adalah gerakan involunter (tidak sadar) kontraksi mioklonus (otot) yang muncul selama tahapanhypnagogia, yaitu kondisi dimana seseorang sedang mulai jatuh tertidur. Umumnya hypnic jerk ini akan diikuti rasa ingin terjatuh atau kaget ketika bangun tidur. Hal ini umumnya terjadi karena tidak teraturnya waktu tidur.

Hypnic jerk biasanya dirasakan 1-2 kali dalam waktu semalam, dapat timbul dalam kondisi tidur yang normal. Hal ini lebih sering terjadi bagi mereka yang kurang tidur lebih dari 24 jam atau mereka yang terbangun padahal waktu tidur mereka masih kurang.

Tahapan 2 : Tahapan ini ditandai dengan semakin berkurangnya aktivitas otak. Aktivitas otot melemas, dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar sudah menghilang.

Tahapan 3 dan Tahapan 4 : kedua tahapan ini adalah tahapan tidur dalam dimana tahapan 4 lebih dalam dari tahapan 3. Bila seseorang terbagun dari tahapan ini, orang tersebut akan merasa disorientasi aau kebingungan untuk beberapa menit.
Selama fase non-REM ini, tubuh akan memperbaiki sel-sel yang rusak, membangun otot dan tulang, dan memperkuat sistim kekebalan tubuh. Tahapan berikutnya adalah tahapan REM. Tahapan ini umumnya terjadi sekitar 90 menit setelah seseorang tertidur. Pada tahapan ini bola mata bergerak-gerak dan umumnya orang tersebut sedang bermimpi.

Jadi setelah Anda membaca uraian kami diatas, jawaban atas pertanyaan yang diajukan adalah Anda saat itu sedang berada dalam stadium non-REM pada tahapan 1. Anda mengalami apa yang disebut dengan hypnic jerks dimana Anda terbangun dengan kaget dan jantung anda berdetak lebih kencang. Hal ini memang tidak ada hubungannya dengan penyakit jantung, ini hanyalah merupakan tahapan dari tidur.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Terbangun dengan Kaget, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar