Sukses

Tidak Bisa Menahan BAK Pasca Stroke

07 Aug 2017, 18:00 WIB
Pria, 73 tahun.

siang dok, ayah saya terkena penyakit stroke sudah kurang lebih 4 tahun, namun dua bulan belakangan ini ayah saya tidak bisa menahan buang air kecilnya, ketika ada rasa mau buang air kecil air kencingnya langsung keluar tanpa bisa di tahan., solusinya bagaimana dok dan apa obat yang bisa saya berikan?? terima kasih!

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya seputar Inkontinensia Urin (Tidak bisa menahan BAK) menggunakan fitur Tanya Dokter.

Tidak dapat mengontrol berkemih (inkontinesia urin) dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

-Usia tua
-Jumlah persalinan yang banyak
-Berat badan berlebihan
-Diabetes melitus
-Riwayat operasi kandungan
-Infeksi
-Trauma pada perut dan panggul
-Cedera tulang belakang
-Penyakit stroke, parkinson, demensia

Inkontinensia terjadi karena adanya permasalahan pada otot dan syaraf yang bekerja untuk menahan atau melepaskan urin. Tubuh menyimpan urin di dalam kandung kemih. Kandung kemih menyatu dengan uretra, sebuah saluran yang menyalurkan urin ke luar tubuh.

Selama berkemih, otot di dinding kandung kemih berkontraksi, memberi tekanan kepada urin untuk keluar dari kandung kemih menuju uretra. Di saat yang bersamaan, otot sfingter di sekitar uretra menjadi berelaksasi, sehingga urin dapat keluar dari tubuh.

Inkontinensia akan terjadi jika otot kandung kemih tiba-tiba berkontraksi atau otot sfingter tidak terlalu kuat untuk menahan balik tekanan dari urin. Maka urin akan "lolos" dengan tekanan yang lebih rendah dibandingkan dengan seharusnya jika otot mengalami kerusakan, menyebabkan perubahan pada posisi kandung kemih. Pada penderita stroke, fungsi saraf untuk mengatur kontraksi otot ini terganggu. Obesitas yang dihubungkan dengan peningkatan tekanan perut dapat memperburuk inkontinensia. Maka penurunan berat badan mungkin dapat mengurangi derajat beratnya inkontinensia.

Sudahkah Anda mencoba memperkuat otot sfingter dengan latihan kegel. Latihan kegel ini mungkin dapat berguna. Cara melakukannya adalah:

-Langkah pertama, posisi duduk atau berbaring, cobalah untuk mengkontraksikan otot panggul dengan cara yang sama ketika kita menahan kencing. Anda harus dapat merasakan otot panggul anda meremas uretra dan anus. Apabila otot perut atau bokong juga mengeras maka anda tidak berlatih dengan otot yang benar

Ketika anda sudah menemukan cara yang tepat untuk mengkontraksikan otot panggul maka lakukan kontraksi selama 10 detik, kemudian istirahat selama 10 detik

-Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai 10-15 kali per sesi. Sebaiknya latihan ini dilakukan 3 kali sehari

-Latihan kegel hanya efektif bila dilakukan secara teratur dan baru terlihat hasilnya 8-12 minggu latihan teratur

Untuk memastikan penyebab terjadinya inkontinensia urin dan alvi pada Ayah Anda, periksakan kepada dokter bedah urologi untuk pemeriksaan yang lebih seksama.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar