Sukses

Benjolan di Leher

07 Aug 2017, 15:00 WIB
Pria, 20 tahun.

saya mau tanya. menurut teman2 dekat yang melihat leher saya, mereka mengatakan bahwa leher saya agak besar dibawah kanan. tepat seperti tiroid. Saya pun suka merasa sesak nafas secara tibatiba. lalu, saya periksa ke salah satu rumah sakit di tangerang. setelah diperiksa, dokter yg bersangkutan mengatakan kalau leher saya baikbaik saja dan tidak adanya benjolan apapun. lalu, pernafasan saya sering sesak tibatiba dan agak membesarnya leher saya itu kenapa ya dok? terimakasih

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya mengenai benjolan di leher melalui fitur Tanya dokter.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Keluhan Anda saat ini adalah benjolan di leher. Banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan benjolan pada leher. Jadi sulit bagi kami menjelaskan penyebab pasti keluhan yang Anda rasakan dan penanganannya, jika benjolan di leher tersebut belum dipastikan penyebabnya. Apakah Anda memiliki gejala seperti mudah berkeringat, dan penurunan berat badan? Apakah benjolan muncul bila Anda sedang sakit batuk, nyeri menelan?

Benjolan leher dapat disebabkan oleh berbagai sebab:

-Pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid

-Pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri

-Pembesaran kelenjar air liur: parotitis, tumor parotis

-Bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan

-Sebab lain (jarang).

Penyebab paling sering benjolan di leher adalah pembesaran kelenjar getah bening karena infeksi, benjolan ini bisa menghilang dengan sendirinya. Melihat Anda memiliki keluhan lain yaitu sesak nafas, apakah di lingkungan Anda ada yang menderita TBC atau Anda ketahui mengalami sakit batuk yang lama? TBC dapat menjadi salah satu penyebab membesarnya kelenjar getah bening di leher sebagai akibat dari infeksinya. Kami sarankan Anda konsultasi ke Dokter karena status benjolan tersebut berbahaya atau tidak hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan fisik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar