Sukses

Mengatasi Bersin Akibat Bulu Kucing?

07 Aug 2017, 10:49 WIB
Wanita, 18 tahun.

Saya jadi suka bersin2 akhir2 ini takut karena bulu kucing.Cara penanganan jika menghirup bulu kucing dan obat untuk mengatasi bulu kucing yg terhirup gimana ya dok?

Terimakasih telah bertanya tentang alergi bulu kucing melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Bersin-bersin yang dialami apakah sering terjadi di pagi hari dan kemudian berangsur-angsur hilang? Jika ya, kemungkinan Anda mengalami rinitis alergi.

Kalau Anda sudah lama memelihara kucing dan tidak alergi seharusnya ini bukan pemicu, meski bisa terjadi reaksi alergi lambat.

Apapun penyebabnya, yang terpenting bila memang alergi adalah menghindari pemicu. Oleh sebab itu, coba Anda perhatikan hal-hal apa yang memicu bersin, apakah hanya bulu kucing saja atau yang lainnya seperti tungau debu rumah, kecoak, perubahan cuaca, dsb.

Untuk penanganan di rumah berikut yang dapat Anda lakukan:

  • Hindari alergen/pencetus sebisa mungkin
  • Gunakan obat-obat antihistamin/antialergi. Dapat juga dikombinasikan dengan obat-obat dekongestan oral. Obat golongan kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung tidak berhasil diatasi oleh obat lain.
  • Membersihkan lubang hidung dengan larutan garam. Larutan garam bisa dibuat sendiri atau membelinya di apotik. Untuk membuat sendiri, campur 1 sdt garam dan 1/2 sdt baking powder ke dalam 500 mL air matang. Untuk membersihkan hidung Anda, lakukan langkah-langkah berikut:
    • Berdirilah di depan wastafel, tangkupkan satu telapak tangan Anda dan tuangkan sedikit larutan ke dalamnya
    • Hirup larutan tersebut ke dalam 1 lubang hidung dalam 1 waktu (gunakan tangan yang satu untuk menutup lubang hidup sebelahnya)
    • Ulangi ini hingga hidung Anda terasa nyaman
    • Sebagian larutan akan mengalir ke tenggorokan melalui belakang hidung. Larutan ini sebenarnya aman bila ditelan, tetapi sebaiknya diludahkan.
    • Pembersihan hidung ini dapat dilakukan sesering mungkin bila perlu, namun harus selalu menggunakan larutan yang baru dibuat

Apabila gejala sangat mengganggu dan dengan langkah-langkah di atas tidak ada perbaikan, konsultasikan dengan dokter spesialis THT.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar alergi bulu kucing. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar